SuaraSurakarta.id - Kejari Karanganyar menangkap tersangka berinisial AS dalam kasus dugaan korupsi dan penyelewengan dana BUMDes Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar.
Dari informasi yang dihimpun, AS diciduk di sebuah hotel di Kota Solo bersama seorang perempuan berinisial S, Sabtu (7/9/2024) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
Tak hanya tersangka, penyidik Kejari Karanganyar juga menyita barang bukti diduga hasil korupsi tersebut.
Barang bukti mulai sederet tas mewah, perhiasan yang dibelanjakannya untuk perempuan yang berada di hotel saat penangkapan. Selain itu, penyidik Kejari Karanganyar juga menyita sebuah mobil Hinda Brio.
"Kami juga menggeledah kamar kos S dan menemukan sejumlah bukti belanja perhiasan berlian, emas, dan ada tas-tas mewah," kata Kajari Karanganyar Robert Jimmy Lambila, Senin (9/9/2024).
Dia memaparkan, sebelum penangkapan, pihaknya melakukan penggeledahan di rumah tersangka pada Jumat (6/9/2024).
Dalam penggeledahan tersebut, juga diamankan sejumlah sejumlah barang bukti berupa dokumen yang menunjukkan adanya tindakan melawan hukum dan merugikan negara dalam pengelolaan dana BUMDes Berjo.
"Kami menemukan dua alat bukti kuat yang sah selama penggeledahan," ungkap Robert.
Menurutnya, tindakan dugaan korupsi ini terjadi pada tahun 2019. Saat itu, terjadi kevakuman kepengurusan BUMDes.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Pembangunan Pasar di Boyolali: 15 Saksi Diperiksa, 3 Kantor Digeledah
AS diduga melakukan penyelewengan dana dengan modus menduplikasi tiket dan menggunakan dana pengelolaan parkir untuk kepentingan pribadi. Kerugian negara yang ditemukan mencapai Rp5,7 miliar.
"Rincian kerugian meliputi, Rp1,5 miliar dari penjualan tiket masuk, Rp600 juta dari pengelolaan parkir objek wisata, dan Rp3,5 miliar dari dana BUMDes," jelasnya.
Selain itu, ditemukan juga bahwa dana BUMDes Berjo sebesar Rp1,5 miliar yang seharusnya ditempatkan dalam rekening BUMDes justru dipindahkan ke rekening pribadi yang dikuasai oleh tersangka.
"ATM rekening tersebut, yang juga dipegang oleh AS, ditemukan dalam keadaan tidak ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi
-
2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman
-
Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat