SuaraSurakarta.id - Acara senam massal bersama bakal calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Lapangan Desa Kecemen, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten.
Tak hanya itu, momen lucu terlihat saat sejumlah warga terlihat mengenakan kaus unik bertuliskan 'aku arep bahagia koe melu pora?' sambil mengikuti gerakan senam dengan penuh semangat, berjoget diiringi musik jedag-jedug yang menghidupkan suasana.
Tak hanya mengikuti senam, mereka juga mengangkat jari tangan membentuk huruf "L" sebagai dukungan untuk Luthfi.
Ahmad Luthfi hadir di tengah kerumunan tanpa pengamanan ketat, mengenakan kaus hitam dan syal berwarna kalem, membaur dan menyalami warga yang hadir.
Ia terlihat sangat senang melihat antusiasme masyarakat yang guyub dan kompak dalam mengikuti kegiatan ini.
Acara ini tidak hanya dihadiri oleh warga setempat, tetapi juga oleh berbagai kelompok komunitas, relawan pemenangan Luthfi-Yasin, dan pehobi yang turut memeriahkan suasana.
"Mereka berduyun-duyun untuk memperingati 17 Agustus juga, sekaligus merayakan hari jadi ke-220 Kabupaten Klaten," ujar Luthfi, Kamis (5/9/2024).
Luthfi menekankan pentingnya memperkuat komunitas di desa sebagai potensi besar bagi pembangunan wilayah, terutama di daerah seperti Klaten.
"Ke depan, komunitas-komunitas seperti ini akan diperkuat, dirawat, untuk pembangunan wilayah desa, khususnya Klaten," tambahnya, menunjukkan komitmennya untuk memberdayakan masyarakat lokal.
Baca Juga: Keren! Ratusan Warga Sidowayah Klaten Upacara HUT ke-79 RI di Istana Siblarak, Replika Istana Negara
Saat ditanya mengenai dukungan politik, Luthfi menegaskan bahwa ia menyerahkan semuanya kepada masyarakat yang sudah dewasa dalam berdemokrasi.
"Terkait dukung-mendukung, saya serahkan ke masyarakat. Masyarakat sudah dewasa. Cuma saya berpesan terkait pelaksanaan pilkada harus lebih menyejukkan dan menyenangkan, tidak saling menghujat atau memfitnah," tegasnya.
Menurutnya, pesta demokrasi seharusnya menjadi ajang yang meriah dan positif, tidak melawan norma hukum dan kaidah demokrasi itu sendiri.
Acara senam massal ini bukan hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga menjadi simbol semangat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat Klaten.
Ahmad Luthfi, dengan pendekatan yang santai dan ramah, berhasil menyentuh hati warga, membuktikan dirinya bukan hanya sebagai calon pemimpin, tetapi juga sebagai sahabat bagi rakyatnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi