SuaraSurakarta.id - Pasangan KGPAA Mangkunegara X atau Gusti Bhre-Astrid Widayani resmi diusung tiga partai menghadapi Pilkada Solo 2024 kembali bertambah.
Ketiganya Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Parta Amanat Nasional (PAN) serta Partai Kebangkitan Bangsa.
PSI mengawali pemberian surat rekomendasi pada 15 Agustus 2024 yang diserahkan langsung oleh Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum PSI.
Menyusul PAN juga menyerahkan surat rekomendasi untuk pasangan Gusti Bhre - Astrid Widayani pada 22 Agustus 2024.
Surat rekomendasi tersebut diserahkan langsung oleg Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Jakarta dan diterima oleh Astrid Widayani sebagai perwakilan pasangan.
"Surat rekomendasi Cawali-Cawawali Solo telah diserahkan Pak Zulhas di Jakarta kemarin," tegas Ketua DPD PAN Solo, Achmad Sapari, Jumat (23/8/2024).
Sapari mengungkapkan instruksi Zulkifli Hasan untuk seluruh jajaran pengurus dan kader DPD PAN Solo untuk fokus memenangkan pasangan Gusti Bhre - Astrid Widayani menuju kursi pemimpin Kota Solo.
Selain PAN, diakui Astrid Widayani, DPP PKB juga telah menerbitkan surat rekomendasi untuk bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo.
Salinan surat rekomendasi dari DPP PKB pun sudah diterima Astrid Widayani, hanya menunggu penjadwalan serah terima rekomendasi secara resmi.
“Ini saya masih standby di Jakarta. Untuk PKB baru dicarikan jadwal dengan Cak Imin, tapi saya sudah menerima salinannya. Namun ini saya masih menunggu jadwal dari beliau. Sebab rencananya surat rekomendasi memang akan diserahkan langsung beliau. Jadi tunggu dulu saja nggih,” ungkap Astrid Widayanim
Baca Juga: Road to Pilkada Solo 2024: Tak Kunjung Beri Kepastian Maju, Gusti Bhre Ungkap Hal Ini
Di sisi lain, Ketua DPC Gerindra Solo Ardyanto mengungkapkan pihaknya akan segera mengeluarkan surat rekomendasi untuk pasangan calon.
Menurutnya pemberian rekomendasi untuk Pilkada Solo dilakukan dengan hati-hati dan penuh perhitungan. Sebab koalisi besar berkomitmen untuk memenangkan pasangan yang diusung.
"Yang maju harus menang bukan hanya tampul. Nanti akan head to head dengan calon dari partai sebelah. Minggu ini sudah fix untuk pasangan calonnya," ucap Ardyanto.
Menurutnya keputusan MK tak mempengaruhi posisi kuat Gusti Bhre dan pasangannya yang akan direkomendasi. Sebab partai koalisi besar telah sepakat dan optimis dapat memenangkan Pilkada Solo.
"Insya Allah (rekomendasi) akan ke Gusti Bhre dan mbak Astrid Widayani, walaupun calon lain pergerakannya luar biasa, tapi kita doakan keputusan DPP yang terbaik karena kita ingin yang kita dukung dipastikan menang," tandas Ardyanto.
Sebagai informasi, KPU akan mulai membuka pendaftaran Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota pada 27 Agustus 2024.
Dalam sisa waktu ini, partai-partai politik mulai memunculkan nama yang direkomendasikan untuk melenggang di kontestasi Pilkada Serentak 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?