SuaraSurakarta.id - Arsip seni dan naskah seni tari khas Pura Mangkunegaran Surakarta merupakan salah satu yang diajukan Indonesia dokumenter heritage sebagai memory of the world ke UNESCO.
Tari khas Mangkunegaran yang diajukan itu merupakan karya penguasa Pura Mangkunegaran, KGPAA Mangkunegara IV.
"Indonesia sedang mengajukan dokumenter heritage, salah satunya tari khas Mangkunegaran. Ini sesuatu yang belum pernah kita ajukan dan ini sangat unik," terang Plt Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Imam Gunarto saat ditemui di The Sunan Hotel Solo, Senin (10/6/2024).
Menurutnya naskahnya itu keren banget dan merupakan karya KGPAA Mangkunegara IV. Itu berisi tentang gerakan-gerakan tari mulai dari telapak tangan, kepala, hingga gerakan kaki.
Baca Juga: Kirab Obor dan Gunungan Jajanan Pasar Semarakkan Malam Takbir di Pura Mangkunegaran
"Itu merupakan arsip yang sangat unik, jumlah naskah lebih dari 1.000 lembar. Itu diajukan hanya Indonesia saja, tidak kerja dengan negara lain," ungkap dia.
"Naskahnya itu tulisan Jawa, ada juga tulisan latinnya. Jadi tulisannya campur, itu kira-kira abad 20 awal," lanjutnya.
Dikatakannya ini jelas akan menjadi kebanggaan Kota Solo dan mudah-mudahan diakui oleh UNESCO. Mungkin itu sebagai percontohan tari Jawa.
"Saya dengan Yogyakarta juga mengajukan dan tidak apa-apa. Ada tari Solo dan taru Yogyakarta. Yang jelas ini sedang menunggu proses penjurian," ungkap dia.
Sebenarnya ada lima dokumenter heritage yang diajukan Indonesia sebagai memory of the world ke UNESCO. Pertama ada, arsip kartini dan perjuangan gender, itu diajukan bersama-sama dengan Belanda join nominasi.
Baca Juga: Jadi Calon Alternatif PSI, Penguasa Mangkunegaran Berpeluang Menjadi Wali Kota Solo
Kedua, arsip pembentukan ASEAN yang join nominasi dengan lima negara. Itu juga didukung oleh lima negara lain, termasuk mendapat dukungan juga dari Belanda.
Berita Terkait
-
6 Pesona Sydney Azkassyah Yusuf, Anak Cut Tari Didoakan Berjodoh dengan Putra Maudy Koesnaedi
-
Bestie Jadi Besan? Eddy Anak Maudy Koesnaedi dan Sydney Putri Cut Tari Didoakan Berjodoh
-
Minat Baca Masyarakat Indonesia di Posisi Mengkhawatirkan, Peringkat Kedua dari Bawah Dunia
-
Situs Kelahiran Buddha di Nepal Terancam Punah: Mengapa Ini Terjadi?
-
Air Beras, Rahasia Kecantikan Keluarga Keraton yang Kini Diwariskan Melalui Inovasi Skincare Modern
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Guru Besar Teknik Industri UNS: Assistive Technology Layak Mendapat Perhatian Lebih
-
Kebersamaan Keluarga Keraton Solo Warnai Hajad Dalem Sungkeman Idul Fitri
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Drama Pemudik di Sukoharjo: Perempuan Mengamuk Tolak Kembali ke Tangerang, Begini Kisahnya
-
Kecelakaan Beruntun di Karanganyar: Truk vs 2 Mobil dan Motor, Begini Kronologinya