SuaraSurakarta.id - Salah satu puasa sunnah yang masuk dalam rangkaian Hari Raya Idul Adha adalah puasa arafah. Bagi Anda yang ingin menjalankan berikut ini penjelasan mengenai kapan puasa arafah dilaksanakan.
Sebentar lagi umat muslim di seluruh dunia akan menjalankan Hari Raya Idul Adha, seiring dengan ibadah haji yang dilaksanakan oleh umat muslim di Arab Saudi.
Di hari raya keagamaan tersebut ada beberapa amalan yang disunnahkan untuk dijalankan. Salah satunya adalah puasa arafah.
Namun, masih banyak yang bingung mengenai jadwal puasa arafah khususnya kapan ibadah tersebut dijalankan. Supaya tidak bingung, berikut ini jadwal lengkap mengenai puasa arafah untuk tahun 1445 hijriah atau 2024 ini.
Jadwal Puasa Arafah
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.Pada tahun 2024, Puasa Arafah jatuh pada tanggal 16 Juni. Puasa Arafah merupakan puasa sunnah yang memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW bersabda:
"Siapa yang berpuasa pada hari Arafah, maka diampuni dosanya setahun yang lalu dan setahun yang akan datang." (HR Ahmad, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah).
Adapun Puasa Arafah merupakan salah satu amalan sunnah yang memiliki keutamaan besar dalam menyambut Hari Raya Idul Adha. Di momen spesial ini, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Zulhijjah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha.
Namun, sebelum melaksanakan ibadah puasa Arafah, niat menjadi kunci utama agar ibadah diterima Allah SWT. Berikut panduan lengkap mengenai niat puasa Arafah. Niat puasa Arafah sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum tanggal 9 Zulhijjah, tepatnya setelah masuk waktu Isya' hingga sebelum terbit fajar dengan niat sebagai berikut:
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Kota Solo dan Sekitarnya Senin 1 April 2024, Disertai Bacaan Niat Puasa Ramadan
Nawaitu shauma yauma 'arafata sunnata-lillahi ta'ala.
Artinya: "Saya berniat puasa Arafah sunah karena Allah Ta'ala."
Meskipun puasa Arafah memiliki keutamaan yang besar, namun bagi orang yang sedang melaksanakan haji, tidak diwajibkan untuk berpuasa Arafah. Hal ini karena mereka sudah melaksanakan ibadah yang lebih besar, yaitu haji.
Bagi orang yang tidak mampu berpuasa Arafah karena uzur syar'i, seperti sakit, hamil, menyusui, atau dalam perjalanan, diwajibkan untuk menggantinya di lain waktu. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dalam melaksanakan ibadah puasa arafah.
Kontributor : Dinar Oktarini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tak Pilih Dendam, Ayah Korban Kecelakaan Ini Justru Bersahabat dengan Iwan Adranacus
-
BRI Catat Laba Rp31,2 Triliun, Kredit Tumbuh 16,2 Persen hingga Juni 2026
-
Ketua DPP PSI Bestari Barus Ungkap Respon Jokowi Soal Pernyataan Budi Arie
-
Kapolri Temui 6.500 Eks Anggota JI di Solo, Dorong Kontribusi untuk NKRI
-
KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London