SuaraSurakarta.id - Solo merupakan tempat yang unik dengan sejuta kekhasan warisan budaya dan kaya akan kuliner.
Banyak makanan dan oleh-oleh khas Solo yang tidak boleh dilewatkan, termasuk untuk oleh-oleh.
Bagi para pengunjung untuk belanja oleh oleh khas Solo, bisa memborong barang-barang yang dibutuhkan karena terkenal akan harga yang murah dan sangat terjangkau.
Uniknya, tak sedikit wisatawan yang kaget ketika belanja oleh-oleh saat ini bisa menggunakan sistem pembayaran melalui cashless atau nontunai dengan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).
Salah satunya Siti Rahayu. Pengusaha asal Kabupaten Grobogan yang kaget saat melakukan transaksi pembayaran dengan QRIS BRI di Pasar Gede.
"Tadinya sudah siap dengan uang cash. Ternyata di sini malah bisa bayar pakai QRIS BRI. Ya lebih praktis ya," ungkap Siti, Kamis (11/4/2024).
Menurutnya, sistem pembayaran cashless membuat dirinya dan keluarga bisa mencari banyak oleh-oleh, tanpa khawatir kehabisan uang tunai.
"Malah jadi beli oleh-oleh banyak untuk keluarga. Ya awalnya cuma pakai uang cash kalau habis ya sudah, ternyata bisa QRIS," jelas dia.
Sementara salah satu pedagang oleh-oleh, Nur Hayati, mengaku sudah menyediakan QRIS untuk pembayaran beberapa bulan terakhir.
Baca Juga: Jualan Mie Ayam dan Bakso, Ragil Sukses Meraup Untung dengan Menjadi Agen BRILink
QRIS itu, lanjut dia, merupakan bantuan dari Bank BRI bagi pedagang tradisional, termasuk di Pasar Gede.
"Awalnya inisiatif bikin (QRIS) sendiri ke bank karena banyak pembeli yang nanyain, tapi lalu ada dari bank, ya sudah saya pakai sampai sekarang," jelas dia.
Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Slamet Riyadi Solo Agung Ari Wibowo menjelaskan pihaknya harus menjaga alat aksepsi seperti QRIS dan electronic data capture (EDC) di Solo.
"Ini segmentasi kami ke depan, untuk menciptakan pertumbuhan baru sisi reliabilitas kami. Kalau warung kecil atau pedagang keliling lebih tepatnya QRIS. QRIS ini adalah tools memudahkan pembayaran ke rekening secara realtime, meski Sabtu atau Minggu," papar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa