SuaraSurakarta.id - Caleg PDIP Karanganyar Suprapto salah satu caleg yang terancam tidak lantik karena terganjal aturan partai.
Bahkan satu suara akan diganti Rp 50 ribu. Namun, pria yang akrab disapa Prapto Koting yang maju di Dapil Karanganyar 1 yang meliputi Kecamatan Karanganyar, Mojogedang dan Matesih dengan tegas menolak.
Suprapto mengatakan dua kali komunikasi dengan Ketua DPC PDIP Karanganyar. Hari pertama ditawari satu suara nanti diganti Rp 50.000, hari berikutnya malah mau dinaikan.
"Tapi saya tolak, suara rakyat adalah suara Tuhan. Kalau saya menerima itu sama saja saya mengkhianati rakyat," terangnya Sabtu (30/3/2024).
Sosok yang juga pentolan suporter Persis Solo, Pasoepati itu dengan tegas membantah tidak pernah diajak komunikasi tentang peraturan partai dari DPD PDIP Jateng.
"Saya bukan komandante, malah dipindah dapil dan tidak pernah protes. Karena saya mencintai partai ini, dipindah dapil tidak protes ketika jadi mau dilengserkan," ungkap dia.
Pada Pemilu 2024 kemarin memperoleh 4.075 suara dan yang mau mengganti itu caleg dengan perolehan sekitar 3.000 an sekian.
"Saya ada posisi empat, yang mau mengganti atau dijadikan itu caleg nomor enam perolehan suara. Jadi melewati dua nomor, berati itu ampuh banget dan suatu kesewenang-wenangan," jelasnya.
Menurutnya apa yang dilakukan sebagai tindakan indisipliner kalau tidak mengindahkan apa yang disampaikan ketua DPC. Bahkan bisa dipecat, padahal pemecatan dari partai itu kewenangan DPP PDIP.
Baca Juga: Ngenes! Tiga Caleg PDI Perjuangan Ini Terancam Tak Dilantik, Bakal Dipecat hingga Perampasan Hak
"Kami sangat menyesalkan kalau DPC-DPC dengan seenaknya mempressure atau mengintimidasi dengan kata-kata indisipliner," sambung dia.
Berita Terkait
-
Belum Lebaran ke Megawati, Jokowi Disebut Masih Komunikasi dengan PDIP Lewat Puan
-
Liburan Keluarga Hemat: Rekomendasi Kolam Renang di Karanganyar, Tiket Mulai Rp 8 Ribu!
-
Retreat Gelombang Kedua Digelar Usai Lebaran, Megawati Perintahkan Kepala Daerah PDIP Wajib Ikut
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total