Prosesi padusan di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. [Suara.com/Ari Welianto]
Tema pada tradisi padusan ini adalah 'Rahayu Sagung Dumadi'. Yang artinya rahayu itu keselamatan dan keberkahan semua.
"Kita berharap semoga warga Desa Sidowayah diberikan kesehatan, keberkahan, rezeki yang melimpah barokah dan keselamatan dalam segala hal," tandas dia.
Tradisi padusan ini sekaligus untuk menandai dibukanya padusan menyambut bulan Ramadan di umbul kemanten.
Tradisi padusan dibuka selama empat hari mulai, Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. Ditargetkan ada sekitar 30 ribu pengunjung selama empat hari.
"Untuk padusan sudah kita mulai hari ini hingga Sabtu, Minggu dan Senin. Targetnya kalau khusus umbul kemanten bisa mencapai 30.000 pengunjung," pungkas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
2 Mobil Bekas Mewah di Bawah Rp60 Juta yang Tetap Gaya dan Mudah Dirawat
-
Rumah di Sukoharjo Tiba-tiba Roboh, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
-
7 Fakta Kasus Penganiayaan Anggota Banser oleh Habib Bahar bin Smith
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis