SuaraSurakarta.id - Perhutani untuk sementara menutup pendakian Gunung Lawu via Karanganyar, Jawa Tengah menyusul masuknya musim hujan dan bekas kebakaran beberapa waktu lalu.
"Sampai saat ini masih tertutup, belum ada pengecekan kembali ini apakah sudah aman dibuka atau belum," kata Administratur Perhutani KPH Surakarta Herry Merkussiyanto Putro dikutip dari ANTARA pada, Jumat (26/1/20224).
Ia mengatakan penutupan ini kaitannya dengan musim hujan disertai dengan risiko longsor akibat bekas kebakaran beberapa waktu lalu.
"Kaitannya dengan musim hujan, kalau musim hujan saja mungkin masih bisa diantisipasi dengan buka tutup, tapi karena ada material kebakaran di atas kami khawatir sewaktu-waktu bisa luruh," katanya.
Ia mengatakan penutupan jalur pendakian tersebut tidak hanya dilakukan melalui Karanganyar tetapi juga dari akses Jawa Timur.
"Di Jawa Timur juga sudah ditutup sejak tanggal 16 Januari. Kalau kami penutupan mulai tanggal 8 Januari," katanya.
Meski demikian, pihaknya belum dapat memastikan penutupan akan dilakukan hingga kapan.
"Perlu pengecekan lagi, akan dibuka kembali setelah ada pengecekan bersama, jalur ini aman atau tidak," katanya.
Menurut dia, untuk lahan Gunung Lawu yang terbakar di kawasan Karanganyar seluas 185 hektar, sedangkan untuk kawasan Jawa Timur luas lahan yang terbakar mencapai 2.000 hektar.
Baca Juga: Dijamin Syahdu! Ini 4 Lokasi Pesta Kembang Api Sekaligus Matahari Terbit di Karanganyar
Sementara itu, selama penutupan otomatis tidak ada perawatan yang dilakukan oleh instansi terkait.
"Perawatan selama ditutup nggak ada. Selama dilewati otomatis akan terawat. Kalau dioperasionalkan rutin otomatis akan terpelihara," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Polresta Solo dan BI Musnahkan Ribuan Lembar Uang Palsu, Nilainya Bikin Geleng-geleng!
-
Sikat Motor Terparkir di Teras, Pemuda Asal Walantaka Diamankan Satreskrim Polresta Solo
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo