SuaraSurakarta.id - Kasatreskrim Polres Sragen AKP Wikan Sri Kardono buka suara terkait dengan viral ratusan anjing yang diduga dibawa ke rumah jagal.
Dihubungi Suara.com, Senin (25/12/2023) malam, Wikan menjelaskan pihaknya sudah mendapatkan laporan terkait dengan dugaan kasus itu yang masuk wilayah Sragen.
"Benar, sudah ada laporan resmi ke kami soal dugaan kasus itu," kata dia.
Berdasarkan laporan itu, pihaknya didampingi pelapor langsung terjun ke lokasi yang diduga sebagai tempat jagal hewan yang berada di wilayah Kecamatan Gemolong.
"Tapi saat di lokasi belum kita temukan barang buktinya. Informasinya lokasi itu memang tempat jagal hewan," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan video viral truk mengangkut ratusan anjing yang diduga hendak menjadi makanan konsumsi menjadi perbincangan warganet.
Kabar itu pertama kali diunggah akun Instagram @animals_hopeshelterindonesia.
Dalam video yang juga diposting ulang sederet akun media sosial, awalnya warga merekam sebuah truk yang mengangkut ratusan anjing.
Truk itu melintas di ruas Tol Cipali dan hendak menuju wilayah Jawa Tengah.
Baca Juga: Hotman Paris Soroti Kasus Pembunuhan Anjing Lato di Solo hingga Ajak Semua Pengacara Bergerak
Bahkan dalam postingan terbaru, truk itu menghilang saat memasuki wilayah Kabupaten Sragen.
"Teman-teman daerah Sragen, Karanganyar, Solo, Semarang dan Salatiga untuk bantu mengecheck di bengkel-bengkel terdekat," tulis unggahan itu yang dilansir Suarasurakarta.id, Senin (25/12/2023).
Akun itu juga menjelaskan, selama belasan tahun pengepul anjing antar provinsi ini tidak tersentuh hukum padahal jarak kampung jagal ini sangat dekat dengan kantor aparat.
"Para penjagal di kampung ini rata2 sudah sepuh dan bekerja sebagai penjagal anjing selama puluhan tahun BAHKAN HP MEREKA JADUL DAN TIDAK MAIN SOSMED," tambahnya. (Ronald Seger Prabowo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!