SuaraSurakarta.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat cawapre-cawapres perdana menuju Pilpres 2024 di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023) malam.
KPU sendiri sudah memilih 11 nama panelis untuk debat perdana capres-cawapres tersebut.
Panelis debat perdana Pilpres 2024 itu di dominasi oleh akademisi dari berbagai PTN di Indonesia.
Salah satunya dosen Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS), Agus Riewanto.
Agus Riewanto bukan sosok sembarangan. Berikut ini profil menterengnya yang dilansir dari laman resmi agusriewanto.com.
Dia merupakan sosok kelahiran Sragen yang mengajar di Fakultas Hukum, Program Studi Sarjana Hukum (S1), Magister (S2) Ilmu Hukum dan Program Doktor (S3) Ilmu Hukum UNS.
Selain mengajar dan meneliti pria yang masa kecilnya hingga menjelang remaja tinggal di Kalimantan Barat karena mengikuti tugas orang tuanya ini juga diamanahi sebagai Anggota Senat Akademik FH UNS (2018-Sekarang) dan Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) FH UNS (2018-Skrg).
Agus merupakan putra kedua dari empat bersaudara dari pasangan Bapak H. Daryanta (Almarhun) dan Ibu Hj. Suwarti ini menyelesaikan pendidikan formal.
Seperti Doktor (S3) Ilmu Hukum di selesaikan di Fakultas Hukum UNS Surakarta dengan predikat “Cumlaude” (2011) dan Short Study For Legislative Practice: Vetting and Drafting, Departement Reseach and Training Institute, Minister of Justice-Kyushu University Japan (2019).
Baca Juga: Klaim Gibran Tak Takut Hadapi Debat Capres-Cawapres, Emil Dardak: Kita Bukan Cari Profesor!
Magister (S2) diempuh Pascasarjana Ilmu Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta dan Sarjana Hukum (S1) di dua kampus sekaligus Fakultas Syariah dan Hukum, Jurusan Perbandingan Madzhab dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogjakarta dan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogjakarta.
Sedangkan pendidikan TK-SMP di selesaikan di Kalimantan Barat, SLTA di tamatkan di PPMI Assalaam Surakarta.
Berhoby membaca, menulis puisi, cerpen sesekali melukis, kulineran dan berkebun ini menyelesaikan pula pendidikan informal antara lain, Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) dan Pendidikan Auditor Hukum (Certified Legal Audit) di Jimly School and Government Jakarta.
Pria berputra semata wayang M. Zaki Zafran S. Riwanto dari istri S.Suryaningsih yang juga berprofesi pengajar di Fakultas Ilmu Budaya Prodi Sastra Inggris Universitas Diponegoro Semarang ini juga pernah menjadi pengawal demokrasi dan hukum di Indonesia, antara lain menjabat sebagai Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah (2008-2013), Anggota KPU Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah (2003-2008) dan Pembela Umum YLBHI-LBH Yogjakarta (1997-2000).
Tak mengherankan jika pria ini kerap diminta membantu jajaran Bawaslu RI dan KPU RI untuk menjadi Narasumber dan Saksi Ahli Hukum Kepemiluan.
Agus Riewanto juga menjadi Ketua Tim Seleksi Anggota KPU Kab/Kota Jawa Tengah III (2018), serta menjadi Panelis Ahli dan Moderator pada Debat Publik Kampanye Pilkada di Kabupaten/Kota Se Jawa Tengah sejak tahun 2015-sekarang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
MilkLife Kickers Raih Dua Kemenangan di Hari Kedua Singa Cup 2026
-
Tahu Kesukaan Kakaknya, GPH Paundra Dapat Hadiah Tas saat Prosesi Langkahan dari GRAj Sura
-
Digunakan Ratusan Ribu Konsumen, Pherini Body Lotion Tuai Banyak Review Positif
-
Kubu PB XIV Purboyo Gelar Tingalan Dalem Jumenengan di Kediaman Raja Sasana Narendra
-
Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta