SuaraSurakarta.id - Siti Atiqoh, tidak hanya sekedar mendukung suaminya Ganjar Pranowo maju sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.
Atiqoh juga turun aktif ikut safari politik atau blusukan ke warga. Namun, blusukan yang dilakukan tidak bareng-bareng suami tapi sendirian di Solo yang juga kandang cawapres rival, Gibran Rakabuming Raka.
Atiqoh ingin mendengar langsung aspirasi dari warga untuk bahan masukan bagi suaminya dan pendampingnya Mahfud MD.
"Untuk mendapatkan data riil soal permasalahan yang terjadi di warga. Maka harus aktif menggalang informasi dari mereka," ujar dia saat ditemui disela-sela peresmian Posko Tim Pemenangan Daerah (TPS) Ganjar - Mahfud Kota Solo, Kamis (7/11/2023) malam.
Atiqoh menjelaskan informasi yang dihimpun saat blusukan itu menjadi bekal untuk memberikan masukan pasangan Ganjar-Mahfud.
Atiqoh menegaskan tidak bisa melakukan intervensi terhadap kebijakan yang akan ditetapkan tapi ini bisa memberikan data riil di warga untuk jadi masukan.
"Ini sangat penting. Ini menjadi bekal juga, setiap tempat itu berbeda-beda masukan yang disampaikan warga," ungkap dia.
Ketika ditanya tujuan melakukan safari politik, Atikoh menyebut ini bagian dari caranya mendukung suami.
"Kalau kita turun ke grassroot akan mendapatkan data yang riil permasalahan yang ada dan ini akan menjadi masukan untuk suami," katanya.
Baca Juga: Berkumpul di Rumah Ibunda Jokowi, Ribuan Emak-emak Ungkap Pesan Khusus untuk Prabowo-Gibran
Pada kesempatan tersebut, Atiqoh juga membakar semangat para relawan dan meminta mereka tak gentar. Meski mendapat tekanan hingga intimidasi, relawan harus teguh.
"Jangan sampai takut terhadap tekanan, intimidasi dan upaya-upaya yang mencoba menggoyahkan keteguhan kita," tegasnya.
Atikoh meminta agar relawan hadir di tengah-tengah rakyat. Karena ini merupakan perjuangan bersama.
"Kita berjuang bersama-sama, kita pedih bersama, menangis bersama dan bahagia bersama, Tim Pemenangan Daerah Kota Surakarta yang selalu solid," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026