SuaraSurakarta.id - Persis Solo bersiap menjalani laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2023/24 dengan bertandang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar melawan Arema FC pada Sabtu (9/12/2023) mendatang.
Masalah finising alias penyelesaian akhir saat ini menjadi sorotan bagi skuat Laskar Sambernyawa. Dari data saat ini, tercatat jumlah kebobolan Persis lebih banyak dibanding jumlah gol yang dicetak. Dari 19 laga yang sudah dilakoni, Persis sejauh ini mencetak 27 gol dan kebobolan sebanyak 28 gol.
Kondisi ini membuat Persis juga masih belum dapat bersaing di peringkat yang lebih baik lagi di papan klasemen sementara. Tim asuhan pelatih Leonardo Medina masih berada di peringkat ke-12 dengan 24 poin.
Jumlah agresivitas gol yang masih minus 1 ini tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi Persis.
Saat laga lawan Borneo FC di pekan ke-20 lalu, secara statistik Persis melakukan 14 tembakan ke arah gawang, dengan tujuh di antaranya on target.
Data saat itu jauh dibanding performa Borneo FC yang melakukan 19 kali tembakan dengan tujuh tepat sasaran dan satu di antaranya berbuah gol.
Meski demikian, statistik di laga lawan Pesut Etam itu ternyata lebih baik ketimbang saat Persis berlaga melawan PSS Sleman di pekan sebelumnya lagi.
Pada laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu, tercatat Persis hanya bisa mengukir sembilan kali tendangan ke gawang dengan empat on target.
Sedangkan PSS melakukan 16 kali tembakan, dan tiga di antaranya mengarah ke mulut gawang M. Riyandi.
Baca Juga: Elemen Suporter Persis Solo Dukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Berharap Kemajuan Sepak Bola Indonesia
“Kami akan kerja lebih keras lagi untuk akurasi tembakan. Kami punya banyak peluang namun selalu gagal pada penyelesaian akhir. Saya harus melakukan evaluasi terhadap hal ini,” kata pelatih Persis, Leonardo Medina.
Nama sosok Fernando Rodriguez yang kini tak berada di skuat lagi membuat Persis kini berharap banyak pada ketajaman striker Ramadhan Sananta.
“Kami juga terus berusaha untuk menunjukkan progres yang baik dari tim ini," dia menambahkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen