SuaraSurakarta.id - Keabsahan pencalonan Gibran Rakabuming Raka sebagai bacawapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) pendamping Prabowo Subianto dipertanyakan banyak pihak.
Hal ini setelah Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) mencopot Anwar Usman dari jabatan sebagai ketua MK.
Karena telah melakukan pelanggaran berat terkait batas usia capres dan cawapres.
Gibran pun tidak mempermasalahkan anggapan itu. Akan menghormati keputusan tersebut.
"Ya, kami menghormati keputusan yang ada," terang Gibran, Jumat (10/11/2023).
Gibran menegaskan keputusan itu tidak menghalanginya untuk tetap maju di Pilpres 2024 sebagai bacawapres.
Ketika ditanya soal itu Gibran hanya menganggukkan kepala untuk terus maju.
"Ya, sekali lagi kami menghormati keputusan yang sudah ada. (Sejauh maju terus untuk pencalonannya?)," ujarnya sambil menganggukkan kepala.
Ketika ditanya apakah itu akan menjadi beban bagi pencalonannya, Gibran enggan menanggapi dan mempersilahkan warga untuk menilai.
Baca Juga: Tak Gelar Nobar Piala Dunia U-17 2023, Gibran Ajak Warga Datang ke Stadion Manahan
"Persilahkan warga yang menilai," ungkap dia.
Putra sulung Presiden Jokowi ini pun tidak mau menanggapi dirinya yang sering dianggap pandai menggunakan isu dan playing victim.
Ini terkait soal PDIP yang belum memecat atau memberhentikan sebagai kader PDIP. Karena Gibran telah maju menjadi bacawapres dari partai lain bukan PDIP.
"Saya ngapain emang. Kan yang diserang saya terus, saya kan diam terus, saya diam terus gimana," paparnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
15 Teman Kuliah Jokowi di UGM akan Bersaksi saat Sidang Roy Suryo dan dr Tifa
-
PSI Klaim Jokowi Effect Mulai Terasa, 6.000 Warga Lampung Daftar Jadi Anggota
-
Bro Ron Sindir Keras OTT Bupati Sukoharjo: Mungkin Mau Ikuti Sekjennya
-
Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia
-
KPK Kembali Geledah Kantor Bupati Sukoharjo, Keluar Bawa 3 Koper