Akhir Hidup Sultan Agung
Sultan Agung meninggal pada tahun 1645. Meskipun Mataram tidak sepenuhnya berhasil mengalahkan VOC selama masa pemerintahannya. Meski begitu dia tetap menjadi simbol perlawanan dan kegigihan melawan penjajah.
Sepeninggalnya, Sultan Agung terus dikenang dalam sejarah Indonesia sebagai salah satu pahlawan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan negaranya.
Peninggalan Sultan Agung
Sultan Agung meninggalkan sebuah warisan yang kuat di Indonesia. Dia adalah tokoh yang berperan penting dalam mengukuhkan Islam sebagai agama utama di Jawa dan membangun fondasi kuat untuk perjuangan kemerdekaan Indonesia di masa mendatang.
Perlawanannya melawan VOC menunjukkan keberanian dan keteguhan dalam menghadapi penjajah. Sultan Agung, penguasa Mataram yang berani dan gigih. Ia memainkan peran kunci dalam mempertahankan identitas dan kebudayaan Indonesia dari dominasi asing.
Kontributor : Dinnatul Lailiyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Viral PB XIV Purboyo Pakai Jarik Motif Parang Terbalik di Acara Halabihalal
-
Sinergi Tanpa Batas: Komitmen PERBASI Surakarta Bangun Ekosistem Basket Lewat Silaturahmi
-
Ketahuan! Tukang Becak Nekat Buang Sampah Restoran di Lokasi CFD Solo, Pemkot Kejar Pemilik Usaha!
-
Libur Lebaran Untungkan UMKM, Timus Goreng Karanganyar hingga Nanas Subang Diburu Pemudik
-
Lebih dari Sekadar Kopi: Menjelajah Sudut Baca Alternatif di Kopi Aloo Lokananta Solo