SuaraSurakarta.id - Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho menegaskan akan mengikuti proses hukum yang berlaku.
Hal ini menyusul setelah Jamal Wiwoho diperiksa selama kurang lebih 7,5 jam oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Semarang di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Solo atas dugaan korupsi, Kamis (31/8/2023) kemarin.
Jamal mengatakan akan mengikuti proses hukum yang berlaku terkait masalah tersebut.
"Oh iya dong (mengikuti ketentuan hukum yang berlaku). Sudah gitu ya," terang dia saat ditemui di UNS, Jumat (1/9/2023).
Jamal enggan menjelaskan pemanggilan oleh Kejati kemarin tentang apa. "Saya kemarin ka. dipanggil hanya untuk itu saja. Jadi, ya sudah cukup," ungkap dia.
Jamal mengakui memang membawa berkas-berkas yang cukup banyak saat pemanggilan kemarin.
"Ya, kalau dipanggil, kan berkas harus disiapkan. Ya kan," paparnya.
Sebelumnya, Kejati Semarang membenarkan rektor UNS Solo Jamal Wiwoho telah diperiksa di Kejari Solo mengenai kasus dugaan korupsi.
"Pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam rencana kerja dan anggaran UNS tahun 2022," ujar kata Kasi Penkum Kejati Jateng, Arfan Triono ketika dihubungi, Kamis (31/8/2023) kemarin.
Baca Juga: Hadirkan Saksi Ahli, Kasus Dugaan Korupsi SMPN 1 Wates Berlanjut
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Pasbata Duga Ada Operasi Giring Opini Negatif dengan Serangan Terstruktur ke Seskab Teddy
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi