Terpisah putra Abu Bakar Baasyir, Abdul Rochim menambahkan 78 tahun bangsa Indonesia sudah merdeka. Tentu ini adalah waktu yang sudah cukup panjang dan pengalaman dalam membangun negara ini adalah pengalaman yang cukup tua atau cukup lama.
"Kemerdekaan itu harus kita disyukuri sebenar-benarnya dengan banyak bertasbih kepada Allah SWT dan bertahmid kepadaNya. Di mana sebelum kemerdekaan itu, kita adalah bangsa yang payah, terhina, dan tertinggal. Dan sekarang 78 tahun harus menjadi evaluasi bersama sejauh mana kemajuan yang sudah kita capai," jelas dia.
Iim menambahkan semoga semakin bertambah umur bangsa Indonesia bisa semakin maju, semakin menjadi besar dan menjadi negara yang berwibawa di dunia.
Ke depan upacara ini kemerdekaan Republik Indonesia ini akan terus digelar di Ponpes Al Mukmin Ngruki.
"Insya Allah, setiap tahun kita akan mengadakan upacara di sini. Dengan adanya upacara ini bagi Al Mukmin bisa menanamkan, menambahkan, memupuk rasa nasionalisme yang ada kecintaan terhadap negara. Tentu ada hikmah-hikmah besar, kita tidak pernah melupakan nilai-nilai agama yang kita tanamkan karena kita adalah pondok pesantren. Bagaimana anak dan santri kita bisa mensyukuri kemerdekaan itu," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali