SuaraSurakarta.id - Baju garis-garis warna hitam putih yang sering dipakai Bakal Calon Presiden (bacapres) Ganjar Pranowo memiliki arti tersembunyi.
Hal ini diungkapkan Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo. Rudy menjelaskan baju garis-garis pemberian Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memiliki arti "Ganjar RI Satu".
"Pak Jokowi memberikan kode baju garis hitam putih. Garis itu adalah 'Ganjar RI Satu'. Itu Sabdo pandito ratu, garis itu 'Ganjar RI Satu'," terang Rudy, Rabu (2/8/2023).
Rudy menjelaskan pemberian nama garis "Ganjar RI Satu' itu Presiden Jokowi. Jadi baju garis hitam putih itu merupakan pemberian Presiden Jokowi untuk Bacapres Ganjar Pranowo.
"Itu yang ngasih nama Pak Jokowi no. Tapi itu sanepan tapi ora enek sing mudeng ( tapi nggak ada yang tahu)," ungkap dia.
Baju garis-garis yang dikenakan Ganjar itu, lanjut dia, sesuai dengan peci yang diberikan oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri kepada Ganjar Pranowo .
"Kalau diurutkan itu cocok. Mbak Mega memberikan pecisebagai alat pelindung kepala, berarti Ganjar diberi tugas melindungi bangsa dan negara tanah air dan rakyat Indonesia," ujarnya.
"Kalau mau membuat keputusan apapun itu seperti kalau mau memakai peci hitam harus dinapkan (masukkan ke kepala), artinya mengendapkan hal-hal yang tidak baik menjadi baik," papar dia.
Mantan Wali Kota Solo ini juga ikut andil memberikan nama lurik di baju garis-garis tersebut.
Baca Juga: PPP Optimis 99% Sandiaga Uno Maju Jadi Cawapres Damping Ganjar: Satu Persennya Takdir
"Kalau saya lurik, lurus dalam pengabdian negara RI. Ikhlas pelayanan kepada bangsa dan negara," jelasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS