SuaraSurakarta.id - Konser musik di kawasan De Tjolomadoe, Colomadu, Karanganyar, Sabtu (22/7/2023) malam justru berakhir ricuh.
Video kericuhan tersebar di berbagai media sosial (medsos) Instagram.
Dalam video yang tersebar di sejumlah grup WhatsApp tersebut kerumunan massa mengamuk dan merusak sejumlah property konser musik.
Ratusan orang yang terlanjur berada di lokasi dan membeli tiket akhirnya merusak beberapa tenda.
Dari informasi yang dihimpun, kericuhan itu diduga vendor atau EO kehabisan dana. Pihak sound system yang dikabarkan belum dibayar enggan menyalakan sound system.
Mengusung tema Dont Stop Fest, konser musik itu mengundang sejumlah bintang tamu yakni Superman Is Dead, Koil, Rebellionrose, Stand Here Alone, MCPR, Havinhell, dan Malu 2X.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih mengamankan situasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Pasbata Duga Ada Operasi Giring Opini Negatif dengan Serangan Terstruktur ke Seskab Teddy
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi