SuaraSurakarta.id - Pekerja proyek Pasar Mebel Solo diduga melakukan pelecehan seksual secara verbal terhadap seorang mahasiswi.
Mahasiswa tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming lewat media sosial (medsos) twitter @gibran_tweet.
Lewat akun twitter @UNSFess menulis "-11fess cape banget ya setiap keluar kos harus di cat calling, diliatin atas ampe bawah, diketawain, digoda goda, yang engga engga, pas masuk kos diliatin dari pas buka sampe masuk dan naik ke tangga juga diliatin serombongan, plis info kontak mandornya (cont)," tulisnya.
Lewat akun twitternya, Gibran membalas "Lokasi dimana?," kata dia.
Bahkan lewat akun atas nama Sekar Tantrum @Jipesss juga menulis "Kemarin sya habis neriak i salah satu kuli nya mas, saya padahal cm jalan, berhijab dan pake celana kulot (ngga ketat) di teriaki dan di sebut sebut pantat saya, saya umpat umpat ngga karu karuan". Kemudian menandai akun twitter Gibran @gibran_tweet.
Selanjutnya Gibran juga membalas lewat akun twitternya, "Maaf ya kak. Kami akan segera melakukan pembinaan bagi para pekerja proyek di lokasi tersebut. Sekali lagi atas nama pribadi saya mengucapkan permohonan maaf yg sebesar2nya atas kejadian ini".
Saat ditemui, Gibran mengatakan bahwa sudah ditindak lanjuti. "Tanya ke Dinas Perdagangan (Disdag). Sudah diurus sama Disdag," terang dia, Jumat (7/7/2023).
Sementara itu Kepala Disdag Solo, Heru Sunardi mengatakan jika kejadian itu bukan di proyek Pasar Meubel tapi di pekerjaan sebelahnya.
"Fotonya itu bukan di pasar meubel, tapi di pekerjaan sebelahnya. Di situ itu ada pekerjaan dari Dishub dan pasar meubel," ujarnya.
Heru menjelaskan sudah menghimbau kepada pimpinan proyeknya untuk memberikan arahan ke para pekerjannya.
"Sudah saya ingatkan lewat pimpinan proyek di situ. Saya tidak kronologinya seperti apa, saya hanya dapat Wa dari ajudan," ungkap dia.
"Subtansinya itu mahasiswa merasa risih keluar masuk dilihatin oleh pekerja-pekerja. Setelah itu saya langsung tegur pimpinan proyeknya untuk melakukan edukasi kepada para pekerjanya agar santun terkait aduan-aduan warga ke pemkot," pungkasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
-
Ikhyar Velayati: MBG Meningkatkan Ekonomi Nasional dan Menyerap Jutaan Tenaga Kerja
-
Baliho Ulang Tahun Jokowi di Solo Tuai Polemik, DPRD Curigai Penggunaan Dana APBD
-
Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Jokowi: Yang Penting Proses Hukum Berjalan!
-
Presiden Prabowo Kirim Bunga Anggrek Unggu Kesukaan Jokowi di Ulang Tahunnya, Ini Pesannya