SuaraSurakarta.id - Figo Saputra tak bisa menyembunyikan kebahagiaan usai mempersembahkan medali emas untuk Indonesia pada nomor lompat jauh T46 putra ASEAN Para Games 2023 yang berlangsung di Morodok Techo National Stadium.
Figo Saputra mencatatkan lompatan terjauh 6,25 meter, disusul atlet Vietnam, Pham Xuan Huy dengan 1,87 meter dan Angkarn Chanaboon dari Thailand dengan lompatan 5,69 meter.
Selain bahagia, atlet asal Cilacap, Jawa Tengah itu lega bisa memenuhi target yang dicanangkan sedari awal. "Ini target seperti yang saya raih sebelumnya di Solo (ASEAN Para Games 2022-red)," ungkap Figo Saputra.
Dia memaparkan, medali emas tak lepas dari persiapan panjang yang dilakukan pasca ASEAN Para Games 2022 di Solo.
Selain itu, sejumlah catatan evaluasi dan perbaikan dilakukan secara kontinyu untuk mendapatkan hasil terbaik di Kamboja.
"Setelah di Solo, kita perbaiki terus, baik dari segi teknik maupun fisik sehingga dapat formula yang pas," paparnya.
Secara khusus, Figo selalu termotivasi mempersembahkan medali emas karena dukungan penuh keluarga, hingga membuatnya berada dalam posisi saat ini.
"Keluarga 100 persen memberi support, termasuk setelah dapat kesempatan tampil di ASEAN Para Games. Selain keluarga, medali emas juga saya persembahkan untuk Tuhan, teman-teman dan seluruh masyarakat Indonesia," jelas dia.
Di sisi lain, Figo Saputra masih berkesempatan menambah pundi-pundi medali emas lewat nomor lari 200 dan 400 meter.
Baca Juga: Timnas Bulu Tangkis Indonesia Bertekad Ulangi Prestasi Positif di Singapore Open
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS