SuaraSurakarta.id - Karyawan Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan Solo mengeluhkan sistem mekanisme pembayaran gaji yang diterima.
Para karyawan seharusnya menerima gaji secara flat sesuai upah minimum kota (UMK) Solo sebesar Rp 2.174.000. Tapi dalam proses prakteknya itu, di awal penggajian besaran yang diterima tidak sesuai atau utuh.
Hal ini disampaikan oleh satu karyawan Masjid Raya Sheikh Zayed Sola, Selasa (3/5/2023).
"Bulan kemarin kita digaji secara flat, karyawan yang itu digaji UMK Solo sebesar Rp 2.174.000.Tapi prakteknya itu gaji yang diterima kurang tidak sesuai," ujarnya, Selasa (2/5/2023).
Menurutnya proses itu sebenarnya sudah ditutupi atau dibayarkan ulang tapi prosesnya lama, ada yang lima hari, ada yang setengah bulan belum clear juga.
"Ini alasan mereka itu katanya sistem dan sebagainya. Tapi ini sudah ketiga kalinya masih tetap seperti itu," ungkapnya.
"Kita terima gaji tanggal 1. Jadi kita kerja di bulan April, gaji di tanggal 1," kata dia.
Para karyawan itu pada kaget saat menerima gaji pada, Senin (1/5/2023) kemarin. Harusnya menerima Rp 2.174.000, tapi ada yang menerima Rp 1,8 juta, ada juga menerima Rp 1,7 juta, ada yang menerima Rp 1,6 juta hingga menerima Rp 1,5 juga.
"Kemarin itu pada gajian dan semuanya kaget, kok menerima segini. Bahkan temen-temen gondola, yang roof access itu malah ngeri, ada yang kurang Rp 900 ribu, ada yang kurang Rp 1 juta lebih," papar dia.
Baca Juga: Berapa Besaran Gaji 13 Tahun 2023? Simak Ketentuan dan Jadwal Cairnya!
Hampir semua karyawan itu, lanjut dia, gajinya kurang. Itu security juga, sama semuanya.
"Hampir 99 persen karyawan itu terima gajinya kurang. Sekuriti juga," sambungnya.
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat dimintai tanggapan ini enggan berkomentar. Gibran menyebut itu merupakan urusan Kementerian Agama (Kemenag).
"Itu urusannya Kemenag," terang dia.
Sementara itu saat dikonfirmasi Kepala Kantor Kemenag Solo, Hidayat Maskur membenarkan ada aduan masuk terkait masalah tersebut.
Hidayat menegaskan jika masalah itu segera teratasi. Rencananya akan ada pertemuan dari pihak karyawan dan pengelola pada Senin, (8/5/2023) nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pengacara Penggugat Ijazah Jokowi Ungkap Alasan Rismon Berbelok, Sudah Habiskan Uang Rp600 Juta?
-
Jokowi Tegaskan Maafkan Rismon, Soal Restorative Justice Diserahkan ke Kuasa Hukumnya
-
Antisipasi 8,2 Juta Pemudik, Polda DIY Siapkan Puluhan Drone Live Monitoring Urai Simpul Kepadatan
-
Didampingi Pengacara, Rismon Temui Jokowi dan Minta Maaf Langsung
-
7 Fakta Dibalik Kasus Warga Karanganyar Grebek Pria di Rumah Janda yang Berujung Laporan Polisi