SuaraSurakarta.id - Muncul gerakan tak memberikan dukungan kepada partai maupun politisi yang menggagalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.
Gerakan yang muncul di media sosial (medsos) Twitter itu turut mendapat dukungan dari Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Awalnya akun twitter @jash_wae memberikan unggahan foto dengan menyebut "CATAT DAN INGAT BAIK-BAIK..!!! JANGAN BERIKAN SUARA KITA DI PEMILU 2024 PADA POLITISI DAN PARTAI YANG MENGGAGALKAN INDONESIA TUAN RUMAH #FIFAWORLDCUPU20".
Gerakan itu disinyalir mengarah ke dua sosok Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster yang sebelumnya getol menolak keberadaan Timnas Israel hingga status Indonesia sebagai tuan rumah akhirnya dicabut FIFA.
Gibran pun memberikan komentar dan seperti mendukung gerakan tersebut. "Saya dukung lho bang," tulis Gibran di Twitter yang dikutip pada Sabtu (29/4/2023).
Sontak saja, tanggapan itu dinilai sebagai sinyal jika putra sulung Presiden Jokowi itu tak mendukung Ganjar Pranowo sebagai capres mendatang.
Melihat unggahan itu, publik pun memberikan beragam komentar.
"Cemen gara gara bola ngambek, inget ya. Ada yg lebih besar dr sekedar sepakbola. Yaitu masa depan bangsa ini 5 th kedepan. Toh memang blm pantes kita jadi tuan rumah pildun. Suporter saja masih suka ribut," tulis netizen.
"Aku janjane isih mangkel karo GP gara-gara statementnya yg bikin Indonesia gagal jadi tuan rumah, tapi piye meneh, capres lainnya yo podo wae," tulis netizen.
"Saya pribadi gak milih warna merona itu bukan karena piala dunia, tapi karena menurut saya 'mereka' pusatnya kebusukan indonesia, bilangnya 'wong cilik' tapi tidak menunjukkan kepedulian pada wong cilik. saya gak akan milih warna merah, putih, kuning, biru," tulis netizen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Kantor dan Gudang Baru JNE di Solo Perkuat Kapabilitas Digital hingga Dorong Pengembangan UMKM
-
Duh! Gara-gara Harga Aspal Naik, Sejumlah Proyek Jalan di Solo Tertunda
-
Viral Dosen UNS Lecehkan Perempuan di Kereta, Sanksi Cuma dapat Teguran Tertulis?
-
Tim Sparta Amankan Terduga Pekaku Pelecehan Seksual di Bendungan Tirtonadi
-
Dari Dapur MBG, Santri Yatim Ini Bisa Menopang Ekonomi Keluarga