SuaraSurakarta.id - Mendiang atlet tenis meja, David Jacobs dinilai layak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata Jakarta.
Hal itu diungkapkan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI) Komjen Pol (Purn) Oegroseno.
Dia pun memohon kepada Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo agar mengusulkan kepada pemerintah pusat agar memberikan penghormatan terakhir kepada atlet para-tenis meja yang meninggal pada Jumat (28/4/2023) tersebut.
Oegroseno mengungkapkan David Jacobs adalah atlet kebanggaan Merah Putih yang berulang kali mengharumkan nama bangsa dan negara Indonesia di arena internasional melalui olahraga tenis meja.
"Prinsipnya Pak Menpora bisa mengusulkan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Presiden RI Bapak Joko Widodo agar almarhum David Jacobs mendapatkan gelar kehormatan putra terbaik bangsa dengan berhak mendapatkan Bintang RI atau Bintang Maha Putera sehingga berhak pula dimakamkan di Taman Makam Pahlawan," kata Oegroseno dilansir dari ANTARA, Sabtu (29/4/2023).
Seperti diketahui David Jacob adalah atlet tenis meja disabilitas berprestasi. Sebelum menghembuskan napas terakhir, dia tercatat menempati peringkat kedua dunia untuk kelas 10.
David Jacobs ditemukan tak bernyawa di sisi rel kereta api kawasan stasiun Juanda. Pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan penyebab kematian sosok pria yang dikenal pantang menyerah tersebut.
Menurut Oegroseno, dengan sederet prestasi internasional yang telah ditorehkan oleh mendiang David Jacobs semasa hidup sangat wajar dan layak negara memberikan penghargaan istimewa.
"Dengan kemampuan fisiknya yang terbatas, mendiang menunjukkan semangat juangnya untuk mengharumkan nama bangsa dan negara di ajang pertandingan internasional. Dan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda bangsa," ujar Oegroseno yang menjabat sebagai Wakil Presiden Federasi Tenis Meja Asia Tenggara (SEATTA) itu.
Adapun sederet prestasi internasional yang telah ditorehkan oleh mendiang David Jacobs di antaranya adalah dua medali perunggu di Paralimpiade London 2012 dan Paralimpiade Tokyo 2020.
Lalu medali emas pada Asian Para Games Incheon 2014 (perseorangan kelas 10), Asian Para Games Jakarta 2018 (perorangan kelas 10), dan Asian Para Games Jakarta 2018 (ganda kelas 10).
Selain itu dia juga mengoleksi medali perak pada Asian Para Games Incheon 2014 (ganda kelas 10), medali perunggu Asian Para Games Guanzhou 2010 (perseorangan kelas 10).
Lalu medali emas Kejuaraan Asia Amman 2015 (perorangan kelas 10), medali emas Kejuaraan Asia Taichung 2019 (beregu kelas 10), medali perak Kejuaraan Asia Beijing 2013 (perorangan kelas 10) ,medali perak Kejuaraan Asia Beijing 2013 (beregu kelas 10), medali perak Kejuaraan Asia Taichung 2019 (perseorangan kelas 10). (Ronald Seger Prabowo)
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali