SuaraSurakarta.id - Pedagang Kaki Lima (PKL) Shelter Manahan mulai pindahan menyusul telah selesainya pembangunan tempat berjualan yang bersebelahan dengan Stadion Manahan tersebut.
Salah satu pedagang jus buah Sri Purwani, mengatakan sudah mulai berjualan di Shelter Manahan sejak dua hari yang lalu. Ia mengatakan selama renovasi hanya berjualan di rumah.
"Senang, dapat tempat yang baru. Walaupun lebih kecil dari sebelumnya," ungkap Sri Purwani dilansir dari ANTARA, Kamis (12/1/2023).
Ia mengatakan karena lokasi yang digunakan berjualan tidak sama dengan lokasi lama, membuatnya harus mencari pelanggan baru lagi.
"Babat alas lagi, tapi nggak apa-apa. Mudah-mudahan kalau semua sudah buka insyaallah tambah ramai," paparnya.
Selain senang memperoleh tempat baru yang lebih bersih, ia juga merasa diringankan karena meja dan kursi untuk makan para pembeli sudah disediakan oleh pemerintah.
"Etalasenya juga seragam. Ini kami tinggal masuk saja," ujar dia.
Ia yang berjualan dari pukul 08.00-17.00 WIB tidak mempermasalahkan dengan adanya sistem sif atau pembatasan jam berjualan. Meski demikian, ia meminta pedagang lain yang berjualan saat malam agar tetap menjaga kebersihan.
Pedagang lain, Surati mengatakan sudah berjualan di Shelter Manahan sejak tahun 2009. Ia juga senang dengan lokasi barunya yang lebih bersih.
Baca Juga: Penempatan PKL di Pasar Proklamasi Rengasdengklok Karawang Bakal Diatur Pemkab, Kenapa?
"Alhamdulilah senang banget, tempatnya bagus, lebih bersih, lebih rapi, sayangnya kecil," kata dia.
Mengingat lokasinya yang lebih kecil, dikatakannya, pedagang harus pintar-pintar menata perabotan, apalagi jika jumlah perabotan cukup banyak.
"Ini saya baru mulai pasang kompor, mulai jualannya mungkin dua hari lagi. Ini menata dulu," jelasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan untuk pengerjaan Shelter Manahan menyisakan pemasangan pernak-pernik.
"Shelter Manahan sudah mulai dipasang pernak-pernik, tak kejar minggu-minggu ini (pembukaan Shelter Manahan)," jelas Gibran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
2 Mobil Bekas Mewah di Bawah Rp60 Juta yang Tetap Gaya dan Mudah Dirawat
-
Rumah di Sukoharjo Tiba-tiba Roboh, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
-
7 Fakta Kasus Penganiayaan Anggota Banser oleh Habib Bahar bin Smith
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis