Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Minggu, 27 November 2022 | 18:52 WIB
Ilustrasi embun di kaca depan mobil. Musim hujan, komponen wiper pada mobil berperan penting untuk menjaga visibilitas pengemudi tetap jelas. [shutterstock]

SuaraSurakarta.id - Musim hujan, komponen wiper pada mobil berperan penting untuk menjaga visibilitas pengemudi tetap jelas.

Namun, komponen berbahan karet itu kerap disepelekan atau jarang mendapatkan perawatan dari pemilik mobil.

Padahal, jika wiper dipaksa bekerja dalam kondisi rusak, bisa menyebabkan lecet pada kaca dan berpotensi menimbulkan kecelakaan karena pandangan pengemudi terganggu.

"Salah satu komponen penting di musim hujan yang kerap terlupakan adalah wiper. Begitu wiper bermasalah, AutoFamily tidak dapat mengemudi dengan aman dan nyaman," kata Nur Imansyah Tara, Aftersales Business Division Head Auto2000 dikutip dari ANTARA pada Minggu (27/11/2022).

Baca Juga: 5 Ide Kegiatan Liburan Akhir Pekan Selama Musim Hujan

"Dampak buruk lainnya adalah kaca mobil baret yang sulit dihilangkan," kata dia.

Ia kemudian menjelaskan empat tanda wiper mobil mengalami kerusakan, berikut ulasannya:

1. Tidak optimal menyeka air

Penyeka kaca yang kondisinya masih bagus akan bekerja optimal dalam membersihkan air. Namun, wiper yang rusak tidak akan sanggup menyeka air dengan baik, terutama ketika hujan deras.

Kerusakan umumnya terjadi pada bilah pemegang karet wiper yang lemah pegasnya sehingga wiper gagal mengikuti kontur kaca saat bekerja dan meninggalkan jejak air.

Baca Juga: 4 Usaha Kecil yang Menguntungkan saat Musim Hujan

2. Suara wiper berisik

Load More