SuaraSurakarta.id - Peredaran selebaran bermuatan paham khilafah dengan gambar calon presiden dari Partai Nasional Demokrat Anies Baswedan di Bandar Lampung dinilai bertujuan untuk menjatuhkan Anies menjelang pemilihan presiden 2024.
"Ya pasti begitu (untuk menjatuhkan Anies), premanisme politik harus diakhiri," kata Ketua DPP Partai Nasional Demokrat Effendi Choirie, hari ini.
Effendi Choirie mengatakan pertarungan menjelang pemilihan presiden seharusnya dilakukan secara terhormat.
"Kita harus menjalankan kegiatan dengan akal sehat, terbuka, dan normal," kata dia.
Kepolisian Lampung sedang mengusut peredaran selebaran itu. Masyarakat diimbau untuk menyaring semua informasi yang didapat sebelum membagikannya kepada orang lain.
Effendi Choirie menyebut pembuat selebaran itu orang yang tidak menyukai Anies Baswedan dan bertujuan ingin menjatuhkannya.
"Itu (selebaran khilafah bergambar muka Anies) pasti bikinan orang yang benci Mas Anies," kata Effendy.
Effendi Choirie mengatakan Partai Nasional Demokrat sejauh ini belum mengambil langkah-langkah untuk menindaklanjuti peredaran selebaran itu.
"Biarkan saja nanti mereka capek sendiri," kata dia.
Baca Juga: Safari Politik Anies Baswedan Bikin Gelisah, Kader Nasdem Tantang Politikus PDIP Lakukan Ini
Effendi Choirie meyakini Anies akan selamat dari berbagai upaya untuk menjatuhkannya.
"Allah akan bersama orang yang didzolimi," kata Effendi Choirie.
Anies Baswedan belum merespons kejadian itu.
Berita Terkait
-
Polemik Anies dan Kemenhut: Benarkah Negara Memfasilitasi Perusakan Hutan?
-
Anies Didorong Partai Gerakan Rakyat Maju Pilpres 2029, NasDem: Kita Belum Pikirin!
-
Strategi 'Indonesia Menyala' Anies Baswedan Mulai Bergerak
-
Partai Gerakan Rakyat Dukung Anies di Pilpres 2029, Dede Yusuf Demokrat Singgung Verifikasi Parpol
-
'Anies Adalah Kami': Partai Gerakan Rakyat Resmi Lahir, Siap Jadikan Anies Baswedan Presiden
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
2 Mobil Bekas Mewah di Bawah Rp60 Juta yang Tetap Gaya dan Mudah Dirawat
-
Rumah di Sukoharjo Tiba-tiba Roboh, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
-
7 Fakta Kasus Penganiayaan Anggota Banser oleh Habib Bahar bin Smith
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis