SuaraSurakarta.id - Ketela pohon atau singkong raksasa ditemukan di Klaten Jawa Tengah. Singkong itu memiliki berat hingga mencapai 40 kg.
Ia adalah Sutatno, petani Desa Ngemplak, Kecamatan Kalikotes, Klaten, yang memanen singkong raksasa.
Padahal, umumnya singkong memiliki bobot sekitar lima belas kilogram. Kali ini, Sutano memanen singkong dengan jenis Gatotkaca, yang memiliki berat mencapi 40 Kg.
Dijelaskan Sutatno, singkong Gatotkaca yang ia panen itu memiliki berat 40 Kg hingga 42 Kg, dengan panjang diameter sekitar 48 Centimeter.
Untuk mengambil singkong jumbo tersebut dari tanah, ia mengaku membutuhkan waktu sekitar satu jam.
"Saya kaget juga waktu panen, satu jam lamanya, ternyata besar banget, lalu saya timbang, beratnya sekitar 40 Kilogram," kata Sutatno dikutip dari Timlo.net pada Sabtu (5/11/2022).
Diketahui, singkong Gatotkaca tersebut ditanam di lahan milik adik Sutatno, yang berada di Desa Jomboran, Kecamatan Klaten Tengah.
Ketela tersebut selanjutnya dibawa ke Pameran Produk Pertanian di Dinas Pertanian Kabupaten Klaten.
"Kemarin setelah panen pada akhir bulan Oktober, kebetulan ada Expo di Dinas Pertanian Klaten, lalu sama adik saya disuruh membawa, untuk dipamerkan," kata Sutatno.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Makin Panas! LDA Keraton Solo Gugat Soal Pergantian Nama KGPH Purboyo jadi PB XIV
-
Resmi Berganti Nama, Purboyo Kini Sri Susuhunan Paku Buwono XIV
-
4 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Keluarga 'Naik Kelas' di 2026!
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175 Kurikulum Merdeka: Organisasi Pergerakan Nasional
-
Ketum PUI Raizal Arifin: Penguatan Polri Lebih Mendesak daripada Perubahan Struktur