SuaraSurakarta.id - Wacana Pilkada tak langsung atau kembali dipilih lewat DPRD kembali mencuat di permukaan.
Seperti diketahui, wacana tersebut muncil setelah rapat Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka enggan menanggapi munculnya wacana Pilkada tidak langsung.
Gibran mengatakan jika wacana itu belum pasti. Sehingga tidak perlu ditanggapi lebih lanjut.
"Itu kan belum pasti juga. Engko wae ya nek wes pasti-pasti (nanti saja kalau sudah pasti-pasti)," terang Gibran, Kamis (13/10/2022).
Putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini malah ingin tetap Pilkada secara langsung atau dipilih masyarakat.
Karena yang menilai itu masyarakat, kalau senang dipilih tapi kalau tidak senang tidak dipilih.
"Nek aku pengine dipilih langsung dari warga. Yang menilai itu kan warga, nek seneng karo aku yo pilih, nek ora seneng yo ora dipilih. Gampang banget," papar dia.
Kalau alasan partai mengatakan itu perwakilan dari masyarakat, itu jelas tidak masuk.
"Itu yang non partisan partai bagaimana," katanya.
Gibran mengaku jika intinya itu mengikuti regulasi yang ada. Tapi sistem yang sekarang ini sudah cukup baik.
"Intine aku melu regulasi yang ada saja. Tapi yang sekarang ini, saya rasa sudah cukup baik, cukup fair, cukup transparan," tegas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Polemik Nama Raja Keraton Solo: PB XIV Purboyo Pasrah Hadapi Gugatan LDA!
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
-
Gibran Disebut Berpotensial Jadi Capres 2029, Jokowi Tegaskan Prabowo-Gibran Dua Periode