SuaraSurakarta.id - Geliat dunia entertainment pascapandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir mulai nampak. Tak sedikit pelaku usaha yang mulai kembali bergairah di dunia hiburan Tanah Air.
Di tengah badai pandemi Covid-19, dunia hiburan Tanah Air mulai menggeliat. Salah satunya yang bangkit dengan nuansa baru yakni Executive Karaoke Solo yang terletak di Hartono Trade Center (HTC) Solo Baru, Kabupaten Sukoharjo.
Outlet Manager Executive Karaoke Solo, I Gusti Bagus Wisnu Buana mengatakan, momentum kebangkitan perekomonian Indonesia pascapandemi membuat Executive Karaoke meremajakan brand yang dulunya dikenal dengan EC Karaoke.
“Dengan momentum kebangkitan ekonomi saat ini, kami ingin emremajakan brand kami, yang dulunya EC Karaoke, kini menjadi Executive Karaoke yang hadir dengan logo baru,” ungkap Gusti Bagus dalam keterangannya, Selasa (4/10/2022) siang.
Dia menjelaskan, perubahan logo baru Executive Karaoke bertujuan merefleksikan perubahan zaman modern sosial, sehingga nantinya akan tetap relevan dan adaptif terhatap perkembangan sosial ekonomi.
"Selama dua tahun pandemi ini memang sangat terasa bagi kami khususnya di dunia hiburan. Namun, melihat kondisi saat ini sudah mulai membaik. Kami berani untuk kembali dengan segmen menengah," urai Bagus.
Geliat dunia hiburan, nampak saat okupansi hotel di wilayah Kota Bengawan mengalami kenaikan 60-70 persen. Dari sanalah, mereka menggaet para pengunjung untuk datang merasakan layanan dari tempat hiburan yang dikelolanya.
Disinggung mengenai persaingan bisnis dunia entertainment di Solo Raya, Bagus mengaku, memang mereka memiliki keunggulan masing-masing.
Namun, dirinya optimistis Executive Karaoke Solo mampu menyetarakan layanan hingga melebihi tempat hiburan lainnya.
Baca Juga: Begini Penampakan Kapal Pesiar Rp 38 Miliar Milik Lesti Kejora, Romantis Kayak Titanic
"Yang jelas, kami lebih private dibandingkan dengan yang lain. Sehingga, pengunjung yang hadir juga akan terkesan," ucap Bagus.
Menurutnya, pangsa pasar untuk masyarakat menengah di kalangan Solo Raya belum tergarap maksimal. Maka dari itu, pihaknya akan serius menggarap segmen tersebut.
Executive Karaoke komitmen dengan slogan membersamai pengalaman kebahagiaan pengunjung, sehingga para pelangggan terkesan setelah merasakan layanan yang diberikan Executive Karaoke.
Disinggung mengenai fasilitas yang ditawarkan, Bagus mengungkapkan, pihaknya memiliki 13 room terdiri dari small, medium dan party. Dalam momentum ini, pihaknya melakukan re-branding dari sebelumnya bernama EC Karaoke Solo menjadi Executive Karaoke Solo.
Rencananya, manajemen akan menyelenggarakan gathering night yang digelar di lounge Executive Karaoke Solo dengan bintang tamu Hasoe Indonesia bersama Anggun Cantika dan Dhee Kiki yang tergabung di Hasoe Angel pada 10 Oktober 2022.
Acara tersebut diselenggarakan serentak di seluruh manajemen Varuna Entertainment yang berada di Pekalongan, Cilacap dan Solo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Angka Pengangguran di Kota Solo Lebih Tinggi dari Daerah di Soloraya, Capai 13,5 Ribu Jiwa
-
Ditjen Hubla Kemenhub Digugat ke PTUN Jakarta Terkait Konsesi Alur Mahakam
-
Kejagung Tinjau Masjid Sriwedari Solo yang Mangkrak sejak 2021, Pembangunan Bakal Dilanjutkan?
-
Terungkap Kasus Penimbunan Solar Subsidi Ilegal di Klaten, Omzet Pelaku Rp200 Juta per Bulan
-
Melihat Masa Depan Fintech Indonesia Melalui Karya Pemenang FutureFin AdaKami dan UNS