ilustrasi menangis. [Pexels.com/Andrea Piacquadio]
Sebenarnya orang tua siswa yang menendang sudah legowo dan tidak masalah jika anaknya dikeluarkan. Tapi pihak sekolah tidak dikeluarkan dan masih sekolah, mereka itu baru kelas 4 SD dan baru berusia 10 tahun.
"Anaknya tidak dikeluarkan. Ini anaknya sudah main biasa, main bareng, makan bersama dan duduk bersama. Bahkan 20 September kemarin mereka baru outing class," papar dia.
Dian menambahkan, jika sekarang kedua anaknya sudah rukun kembali. Kasihan mereka masih kecil.
"Secara psikologis gimana nantinya? Saya malah menghimbau siapa yang melaporkan bisa berkomunikasi ke Dinas Pendidikan," tegasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
BRI Peduli Perluas Kesempatan Kerja Inklusif bagi Disabilitas lewat Pelatihan dan Pemagangan
-
480 Siswa SD Adu Ketangkasan di MilkLife Festival SenengMinton Solo 2026
-
Haul Habib Ali Diprediksi Dihadiri Ribuan Jamaah, 480 Personel Disiagakan
-
Usai Tunjukan KTA, Jokowi Tegaskan Serius Besarkan PSI
-
Jokowi Buka Suara Soal Penunjukan Komjen Suyudi Gantikan Listyo Sigit: Sudah Saatnya!