SuaraSurakarta.id - Ratusan anggota Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) Kota Surakarta melaksanakan bersih Sungai Kalipepe di Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Sabtu (17/9/2022) pagi.
Kegiatan dimulai dengan apel bersama sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah dilaksanakan arahan dari Ketua Pelaksana Gerakan Bersih Sungai Kalipepe Solo, ratusan anggota dari Senkom Mitra Polri, Baguna Kota Solo, anggota Polri dan masyarakat sekitar langsung terjun menyisir aliran sungai.
Sampah-sampah yang tersangkut di aliran sungai yang bermuara di Bengawan Solo itu dinaikan dan diangkut menggunakan truk.
Bahkan, Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Katno Hadi, Ketua Senkom Mitra Polri Kota Solo, Kevin Fabiano, Kapolsek Banjarsari, Kompol Parjono dan Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa juga ikut terjun langsung untuk membersihkan sungai Kalipepe.
Kegiatan yang juga melibatkan anggota Polri dan masyarakat sekitar aliran sungai itu bertujuan agar ekosistem senantiasa bersih dan terjaga.
"Kegiatan ini adalah sesuai dengan Organisasi Senkom Mitra Polri yakni bersifat sosial," terang Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Katno Hadi saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Pihaknya sengaja menggandeng dari Organisasi Baguna dalam kegiatan tersebut. Mengingat, beberapa waktu lalu Senkom Mitra Polri dan Baguna sama-sama mendapatkan penghargaan dari Pemerintah sebagai organisasi yang aktif dalam penanggulangan bencana di Indonesia.
"Beberapa waktu lalu, saya sudah berkoordinasi dengan Sekjen PDI-Perjuangan untuk mengajak Baguna dalam aksi sosial. Alhamdullillah, mendapat sambutan baik disini (Kota Solo). Jadi, kita awali dari Solo untuk Indonesia khususnya di bidang aksi Sosial," jelas Katno.
Diharapkan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut dapat menghindarkan banjir di wilayah Kota Bengawan.
Baca Juga: Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Muara Sungai Progo
Sementara itu, Ketua Senkom Kota Solo, Kevin Fabiano mengatakan, aksi bersih-bersih Kalipepe tidak hanya sekali ini saja dilakukan. Kedepan akan dilaksanakan kembali dengan tujuan menciptakan aliran sungai yang lancar dan bersih.
Berita Terkait
-
Menjalani Ramadan dengan Gaya Hidup Kirei: Bersih, Sehat, dan Penuh Kedamaian
-
Apa Boleh Daerah Aliran Sungai Bersertifikat Hak Milik? Ada Temuan di Jabar
-
Wisata Susur Sungai Mahakam: Pengalaman Berbuka Puasa di Atas Kapal
-
Isi Pertemuan Prabowo dan Pandawara di Istana: Cerita Kondisi Sungai Ciliwung Dulu dan Sekarang
-
Alasan Sungai di Jepang Selalu Bersih Dibongkar WNI, Ternyata Karena Perlakuan Ini
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri