SuaraSurakarta.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca ekstrem di Jateng saat peralihan dari musim kemarau ke hujan atau pancaroba pada sekitar Oktober hingga November 2022.
"Waspadai cuaca ekstrem saat peralihan musim pada Oktober sampai November," kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah Sukasno dikutip dari ANTARA Rabu (14/9/2022).
Beberapa kejadian alam yang mungkin terjadi saat cuaca ekstrim di antaranya hujan es, hujan lebat, hingga angin langkisau.
Ia menjelaskan wilayah Jawa Tengah secara umum sudah akan memasuki musim hujan pada Oktober 2022.
Ia menuturkan musim hujan di Jawa Tengah maju sekitar satu bulan dari waktu normal.
Sementara puncak musim hujan, diprakirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2023.
Adapun lamanya periode musim hujan, menurut dia, terjadi antara 4,5 hingga 9 bulan.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya bencana banjir serta tanah longsor saat musim hujan.*
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang BMKG Hari ini, 14 September 2022, Cerah Berawan Hampir Sepanjang Hari
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Puluhan Siswa TK Gaya Baru Solo Belajar di Atap yang Kondisinya Membahayakan
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove