SuaraSurakarta.id - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Surakarta, berhasil mengangkat pseudotumor pada pasien hemofilia A dengan inhibitor.
Kepala Subbagian Hukum dan Humas RSUD Dr Moewardi Surakarta Anggita Pratami Langsa mengatakan, operasi pengangkatan pseudotumor atau amputasi pada pasien anak berinisial MR (8) tersebut berlangsung selama satu jam.
Sebelas hari usai operasi, kini MR dalam kondisi stabil dan sudah diperbolehkan pulang.
Sebelumnya, MR memiliki riwayat Hemofilia A yang terdiagnosa sejak tahun 2016 saat berusia 2,5 tahun.
Ia mengatakan pasien mengeluh punggung tangan kiri terus membengkak disertai nyeri dan gatal akibat tidak sengaja terbentur tempat tidur.
"Setelah dirawat selama tiga hari dr RS Ponorogo, kondisi pasien tidak kunjung membaik sehingga pasien dirujuk ke RSUD Dr Moewardi," kata Anggita dikutip dari ANTARA di Solo, Sabtu (10/9/2022) .
Setelah melalui rangkaian pemeriksaan, menurut dia, pasien diketahui menderita pseudotumor yaitu kista berisi darah pada jaringan lunak atau tulang.
Ia mengatakan angka kejadian ini cukup jarang dan mempunyai komplikasi yang mengancam nyawa.
"Pengangkatan tumor pada pasien hemofilia ini mempunyai tantangan tersendiri karena pasien juga memiliki inhibitor sehingga obat yang diberikan tidak dapat menggunakan terapi pengganti seperti biasanya, tetapi harus menggunakan Faktor VIIa yang ketersediaannya cukup jarang dan mahal," katanya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, RSUD Dr Moewardi Butuh Puluhan Relawan Medis
Meski demikian, dengan donasi obat yang diberikan dari Direksi RSUD Dr Moewardi dan Himpunan Masyarakat Hemofili Indonesia, operasi dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Ia mengatakan operasi dilakukan oleh dr Udi Herunefi Hancoro Sp.B, Sp.OT (K) yang juga melibatkan divisi Ilmu Kesehatan Anak, Radiologi Intervensi, Patologi Klinik, dan Psikolog.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Libur Lebaran Untungkan UMKM, Timus Goreng Karanganyar hingga Nanas Subang Diburu Pemudik
-
Lebih dari Sekadar Kopi: Menjelajah Sudut Baca Alternatif di Kopi Aloo Lokananta Solo
-
Duh! Atap di Pintu Gapit Kulon Keraton Solo Ambrol, Ditemukan Ada Tembok yang Retak
-
Kunjungi Guru Ngaji Jokowi, Gibran Minta Doa untuk Sang Ayah
-
Kaget Lihat Kondisi Keraton Kilen, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi jadi Prioritas