SuaraSurakarta.id - Pemerintah menaikan harga BBM bersubsidi sejak akhir pekan kemarin.
Kenaikan harga BBM tersebut juga berdampak pada moda transportasi, salah satunya bua AKAP dan AKDP.
Tarif bus AKAP dan AKDP ikutan naik dampak dari kenaikan harga BBM. Ini yang dialami perusahaan otobus (PO) Eka yang sudah menetapkan tarif baru bagi penumpang.
"Harga tarif sekarang sekitar naik 30 persen. Kenaikannya itu beberapa jam setelah harga BBM naik kemarin," terang crew PO Eka, Muhammad Kasan, Selasa (6/9/2022).
Menurutnya, seluruh tujuan itu untuk tarifnya sudah disesuaikan semua. Ini seperti, jurusan Solo-Surabaya tarif awal Rp 100 ribu menjadi Rp 130 ribu.
"Perusahan sudah mengantisipasi adanya kenaikan harga BBM. Tarif seluruh sudah disesuaikan," ungkap dia.
Joni, sapaan akrabnya mengatakan pasca pemerintah menaikan harga BBM penggunaan moda transportasi dalam hal ini bus cenderung dan sepi.
Tapi fenomena tersebut diperkirakan akan berlangsung selama satu hingga dua minggu saja, setelah itu kondisi akan kembali normal.
"Beberapa hari ini pengguna bus cenderung berkurang. Ini biasa, paling satu hingga dua minggu, setelah itu lancar lagi," tandasnya
Baca Juga: Perbandingan Harga BBM Indonesia dan Negara Lain di Dunia, Mana yang Lebih Mahal?
Seperti diketahui, Pemerintah telah menaikkan harga BBM bersubsidi pada, Sabtu (3/09) sekitar pukul 14.30 WIB.
Harga Pertalite yang sebelumnya dijual Rp 7.650 per liter, menjadi Rp 10.000 ribu per liter. Sementara Bio Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter, jadi Rp 6.800 per liter.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa