SuaraSurakarta.id - Tokoh pemuda Nahdlotul Ulama Nadirsya Hosen alias Gus Nadir meminta para pejabat publik untuk tidak memposting kehidupan mewahnya di sosial media.
"Mohon pejabat negara (pemerintah pusat/daerah, dan DPR/DPRD, dll) serta politisi dan keluarganya menahan diri posting narsis perjalanan ke LN (termasuk umrah), makan mewah, belanja dll," ucap Gus Nadir malalui twitternya pada Senin, (5/9/2022).
Permintaan Gus Nadir itu dimaksudkan untuk menjaga perasaan masayarakat yang sedang merasakan keberatan dengan dampak kenaikan tarif Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Akibat kenaikan BBM ini dampaknya terasa berat oleh masyarakat," tuturnya.
"Jaga perasaan sesama yuk," pungkasnya.
Sontak saja, mendapat beragam tanggapan dari warganet.
"Uang pensiun DPR dihapus Gus..... Buat kompensasi kenaikan BBM," usul akun @*****an.
"Saya juga heran, orang cuma pekerja kontrak selama 5 tahun padahal kerjanya belum tentu 5 thn full kok bisa dapat pensiunan itu logikanya darimana. Udah paling bener hapus dana pensiunan anggota DPR," imbuh akun @*****o2.
"Termasuk ngomong kalau nggak pakai bbm subsidi dan pakenya yang non subsidi, mengajak yang mampu buat jangan isi bbm subsidi, terus postingnya di medsos," tambah akun @******dB.
Baca Juga: Pedas! Harga BBM Naik, Rocky Gerung: Solusinya Percepat Perubahan Politik
"Setuju, kalau perlu pejabat pemerintah (politik/birokrasi) dari pusat sampai daerah, termasuk para wakil rakyat untuk menghapus sebagian besar tunjangan yang diterima. Kalau semuanya dihapus juga gapapa kok," lanjut akun @****pa.
"Yang jelas sekelas Vivo perusahaan berbasis di Eropa belum Petronas yang bisa menjual dibawah harga pertamina tetap harus menjadi bahan kritis buat pemerintah terkait progress kualitas terhadap BUMN, ini semua agar rakyat semakin cerdas dalam kerangka berpikir, bukan nglarang posting liburan," kata akun @*****am.
"Itu pun kalau punya perasaan dan akal sehat, Gus," ucap akun @*****ic.
"Kalau punya perasaan dan punya malu," ujar akun @****iw.
Kontributor : Sakti Chiyarul Umam
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
Terkini
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?