Meski terbuka dengan modernisasi, ia berpegang teguh pada prinsip bahwa budaya yang lahir dari Mangkunegaran tidak boleh melawan akar dan sejarah asalnya.
Ia juga ingin melalui kegiatan yang direncanakan bisa menjadi ajang untuk mengenalkan kebudayaan Mangkunegaran kepada masyarakat luas. Dengan begitu masyarakat memiliki rasa kepemilikan terhadap Mangkunegaran.
Meski identik dengan peninggalan sejarah, rupanya budaya yang diusung oleh Mangkunegaran tidak ingin terlihat kolot dan enggan dengan pembaharuan.
Visi Pura Mangkunegaran yang ingin selalu menjaga kebudayaan peninggalan penguasa sebelumnya, namun tetap berusaha fleksibel di tengah gempuran budaya masa kini nampaknya akan lebih mudah mengingat Bhre merupakan sosok milenial.
Adik dari Gusti Raden Ajeng (GRAj) Ancillasura Marina Sudjiwo ini masih berusia sangat muda, yakni 24 tahun. Bahkan, dari seluruh penguasa sebelumnya, Bhre merupakan Adipati Mangkunegara termuda.
Pria kelahiran 29 Maret 1997 ini sudah menyelesaikan kuliahnya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI). Meski lebih sering menghabiskan waktu di Jakarta, semangat meneruskan tahta ayahnya yang juga peduli dengan seni terlihat dari sejumlah komitmennya untuk menambah gelaran seni budaya di Pura Mangkunegaran.
"Tidak terlepas dari acara ke depan yang sudah pernah digarap ada Mangkunegaran Jazz Festival. Ini akulturasi, dikemas dengan cara modern, sifatnya lebih mudah dicerna. Di waktu bersamaan kami juga menampilkan tarian milik Mangkunegaran," katanya.
Dukungan pemerintah
Beberapa waktu terakhir, Bhre menyampaikan keinginannya untuk melakukan revitalisasi sebagian bangunan yang ada di dalam pura. Ia berharap revitalisasi dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Baca Juga: Paspampres Datang Minta Maaf ke Gibran Usai Memukuli Sopir Truk di Solo
"Kami ingin menghidupkan sisi luar Mangkunegaran agar lebih aktif, lebih produktif secara menyeluruh baik untuk pariwisata maupun kegiatan kebudayaan," katanya.
Salah satu pihak yang menyatakan dukungannya untuk terlibat dalam revitalisasi tersebut yakni Kementerian BUMN.
Asisten Deputi Bidang TJSL Kementerian BUMN RI Edi Eko Cahyono usai Upacara HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Halaman Pura Mangkunegaran Solo beberapa waktu lalu mengatakan dukungan yang diberikan dengan menyesuaikan program dari pihak pura.
Akan dilihat kembali apa yang sudah menjadi program dari Pura Mangkunegaran dan sejauh mana Kementerian BUMN bisa terlibat, baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.
Sebagai langkah awal, saat ini komunikasi dan koordinasi sudah dilakukan oleh keduanya. Revitalisasi akan dilakukan dengan menyesuaikan pemetaan sosial dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Dengan adanya dukungan tersebut, bukan tidak mungkin revitalisasi akan lebih optimal hasilnya. Selanjutnya, masyarakat dapat lebih cepat menikmati berbagai potensi yang ada di Pura Mangkunegaran tanpa merasakan lagi kesan misterius bangunan tersebut, termasuk kehidupan yang ada di dalamnya. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
Jeritan Hati Pemulung Solo, 30 Tahun Mengais Rezeki, Kini Terancam Terusir
-
Jelajah Kuliner Solo Raya: 3 Ayam Goreng Legendaris, dari Favorit Presiden hingga Ramah di Kantong
-
Investasi Bodong Berkedok Koperasi: Bahana Lintas Nusantara Dipolisikan, Kerugian Capai Rp4 Miliar
-
Sudirman Said: Konflik Kepentingan Jadi Akar Masalah Lemahnya Ketahanan Energi Nasional