SuaraSurakarta.id - Perolehan medali emas cabang olahraga para atletik dalam hari pertama ASEAN Para Games 2022 melampaui target awal, Senin (1/8/2022).
Pelatih atletik Indonesia Slamet Widodo menjelaskan, sebanyak 11 medali emas berhasil diraih dari target awal 10 keping.
"Harapannya Indonesia menjadi juara umum dan atletik menjadi cabang olahraga yang menyumbangkan medali sebanyak-banyaknya. Hari ini tadi sudah berjalan, alhamdulilah sesuai target," kata Slamet dilansir dari ANTARA.
Tapi dia mengakui pencapaian medali tersebut belum seluruhnya di-UPP-kan (upacara penghormatan pemenang) karena baru dua yang sudah diberikan dalam UPP.
"Tadi yang baru di-UPP-kan baru nomor 100 meter T42 atas nama Evi dan nomor 100 m T46 atas nama Firsa, tadi sudah resmi. Yang lain di antaranya lempar cakram dan tolak peluru belum," kata Slamet.
Atlet peraih emas Nur Ferry Pradana mengaku sangat puas dengan hasil yang diperolehnya.
"Untuk pertandingan kali ini saya ikut di lima nomor, tiga individu dan dua nomor estafet. Hari ini menjalankan pertandingan pada lari 100 meter T47. Walaupun belum memenuhi target sebelumnya, saya sangat bersyukur bisa bertanding secara maksimal," kata Nur Ferry.
Ia berharap pencapaian sama akan diperoleh dari pertandingan selanjutnya pada nomor 200 meter esok Selasa.
Peraih medali emas lain, Nanda Mei Sholihah, mengikuti tiga nomor, yakni lari 100 meter, 200 meter, dan 400 meter.
Baca Juga: Kisah Aulia Putri dan Nur Ferry Pradana, Peraih Emas ASEAN Para Games 2022
"Hari ini alhamdulilah mengikuti pertandingan hari pertama di nomor 100 meter, alhamdulilah dapat medali emas juga," kata Nanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
2 Mobil Bekas Mewah di Bawah Rp60 Juta yang Tetap Gaya dan Mudah Dirawat
-
Rumah di Sukoharjo Tiba-tiba Roboh, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
-
7 Fakta Kasus Penganiayaan Anggota Banser oleh Habib Bahar bin Smith
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis