SuaraSurakarta.id - Pelaksanaan ajang multievent ASEAN Para Games 2022 tinggal menghitung hari, atau mulai 30 Juli hingga 6 Agustus.
Ketua Pelaksana Indonesia National Paralympic Organization Comittee (INASPOC) Gibran Rakabuming Raka memastikan kesiapan Stadion Manahan Solo untuk upacara pembukaan.
Pada kunjungannya di Stadion Manahan Solo, Jumat (22/7/2022), Gibran mengatakan saat ini panggung untuk para penampil sudah mulai didirikan di sisi utara dalam stadion.
"Sisi utara panggung semua, ini kursi tribun sudah mulai dicopoti," kata Gibran dilansir dari ANTARA, Jumat (22/7/2022).
Ia mengatakan beberapa acara yang akan ada pada upacara pembukaan di antaranya penampilan penari dan acara serominial.
"Seperti pidato sambutan, pengibaran bendera, sumpah atlet, para atlet dari semua negara peserta nanti mengelilingi lapangan," ujar dia.
Disinggung mengenai kedatangan Presiden Jokowi pada pembukaan APG 2022, ia mengatakan, belum dapat dipastikan dalam waktu dekat.
"Belum tahu (datang atau tidak), saya konfirmasi minggu depan ya. Kami sudah bersurat, kami konfirmasi lagi minggu depan untuk kedatangan tamu VIP," paparnya.
Selanjutnya, mengenai mekanisme penonton pada upacara pembukaan, Gibran mengatakan, akan diterapkan sistem undangan.
Baca Juga: ASEAN Para Games 2022 dan Bukti Indonesia Negara Peduli Atlet Difabel
"Undangan untuk masyarakat umum semua, nanti ada juga dari pihak sponsor, forkompinda. (Masyarakat umum) yang tidak kebagian di acara opening ya diundang di closing. Kapasitasnya besar, kalau bisa nambah ya ditambah," jelas dia.
Pada kesempatan yang sama, Project Director Opening Closing Ceremony (OCC) APG 2022 Debora Sharen mengatakan persiapan pembukaan tersebut sudah dilakukan sejak awal minggu ini.
"Persiapan kami sudah jalan, timeline aman. Yang pasti nanti harus mengangkat kebudayaan lokal dan banyak yang akan terlibat," ucapnya.
Ia mengatakan proses produksi untuk persiapan tersebut ditargetkan selesai sebelum 28 Juli 2022.
"Nanti 28 Juli masuknya sudah di pertunjukan, produksi sudah selesai. Panggung utama bukan hanya stage namun seluruh area tribun akan kami jadikan panggung. Kami diminta buat yang beda dari perhelatan yang biasa ada," tegas Debora Sharen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa