SuaraSurakarta.id - Jenazah mantan Wali Kota Solo Imam Soetopo disemayamkan terlebih dahulu di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Selasa (12/7/2022).
Tiba di Pendapi Gede Balai Kota Solo tiba pukul 08.34 WIB, jenazah disambut Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Forkompinda Solo, pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) serta tokoh masyarakat Solo.
Pihak keluarga menyerahkan jenazah Imam Sutopo kepada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka untuk dilakukan prosesi upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah.
"Dengan ini, saya atas nama keluarga menyerahkan jenazah almarhum Kolonel Inf (Purn) Imam Soetopo kepada pemerintah untuk dimakamkan di Astana Utara Nayu, Nusukan, Banjarsari dengan upacar militer," ujar anak almarhum Imam Sutopo, Galih Pradhono, Selasa (12/7/2022).
Prosesi upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah dilakukan secara militer. Upacara diikuti oleh puluhan prajurit TNI/Polri, Pemkot Solo, dam tokoh masyarakat Solo.
Bertindak sebagai inspektur upacara Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. Isak tangis keluarga dan tamu tidak terbendung saat upacara berlangsung.
Upacara sendiri berlangsung sekitar 30 menit, selanjutnya jenazah dibawa ke Pemakaman Utara Nayu, Nusukan, Banjarsari dengan iring-iringan prajurit.
"Ini penghormatan terakhir untuk mantan Wali Kota Solo Imam Sutopo. Kami menghaturkan bela sungkawa sedalam-dalamnya," terang Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, masyarakat Solo merasa kehilangan salah satu tokoh yang sangat besar jasanya untuk Kota Solo.
Baca Juga: Gibran Bocorkan Rencana Revitalisasi Pura Mangkunegaran
Beliau dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, pintar, dan memiliki kepribadian yang baik.
"Tentunya masyarakat Solo sangat kehilangan," katanya.
Meski belum pernah bertemu, Gibran menyebut jika beliau adalah sesepuh, mentor, role model.
"Belum, belum pernah bertemu," sambung dia.
Seperti diketahui, Wali Kota Solo Imam Sutopo periode 1995-2000 meninggal dunia di RS Kasih Ibu Solo sekitar pukul 09.28 WIB.
Mantan Wali Kota Imam Sutopo meninggalkan istri, Siswardinah Imam Soetopo. Dan empat orang anak, yakni Galih Pradhono, Lingga Prasetya, Mustika Kusumaningtyas, dan Rizki Udayanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali