SuaraSurakarta.id - Peristiwa pernikahan manusia dengan domba betina yang diberi nama Sri Rahayu untuk tujuan pembuatan konten video berujung menjadi kasus hukum.
Polisi setempat, kemarin, menetapkan empat orang menjadi tersangka. Keempat tersangka yaitu AS, SA yang berperan sebagai mempelai laki-laki, S yang menjadi penghulu, dan NHDA seorang anggota DPRD Gresik.
AS dikenai Pasal 44a Ayat 2 UU ITE juncto Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama, S, SA, dan NHDA dikenai Pasal 156a KUHP tentang Penistaan Agama.
Pendalaman terhadap kasus itu telah berlangsung selama 20 hari, kata Kapolres Gresik AKBP M. Nur Aziz.
Kasus itu menjadi perhatian umum setelah video acaranya menjadi viral di media sosial.
Majelis Ulama Indonesia Gresik meresponsnya dengan mengeluarkan fatwa bahwa perkawinan itu masuk kategori penistaan agama.
Ketua Badan Kehormatan DPRD Gresik dari Fraksi Nasional Demokrat Muhammad Nasir yang ikut menghadiri acara itu kemudian diberhentikan untuk sementara dari jabatannya di DPRD.
Keempat tersangka belum ditahan polisi. Mereka akan dipanggil satu persatu terlebih dahulu untuk pemeriksaan.
“Meski sudah menyatakan permintaan maaf secara tertulis. Tapi, tidak menggugurkan tindak pidana yang sudah termasuk ranah penistaan agama. Semua yang terlibat dikenakan Pasal 156 KUHP tentang penistaan agama dengan ancaman hukuman empat tahun penjara,” kata Aziz dikutip dari Beritajatim.
Baca Juga: Prihatin Jalan Rusak Berat, Anggota DPRD Gresik Perbaiki Jalan Jelang Sahur
Aziz meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus kepada polisi.
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Marak Teror Pocong Viral di Media Sosial, Polresta Solo Imbau Warga Tetap Waspada
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Warga Solo Merapat! Grebeg Besar Karaton Kasunanan Surakarta Sambil Cek Kesehatan Gratis
-
Patroli Gabungan Malam Takbiran, 27 Motor Berknalpot Brong Diamankan di Joglo Solo
-
Pengembangan Kasus Gatsu: Pelaku RAT Ternyata Juga Beraksi di Pasar Kliwon hingga Solo Baru