SuaraSurakarta.id - Bupati Bengkulu Utara Mian meyampaikan keresahan petani sawit swadaya yang ada di daerahnya kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Mekomarives) Luhut Binsar Panjaitan.
Mian keberatan dengan pernyataan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) bahwa nantinya yang akan diurusi hanyalah petani plasma.
"Tetapi saya tidak setuju pak, ketika tadi menyatakan bahwa nanti yang akan diurusi hanya petani yang bermitra atau petani plasma," ucapnya menggebu-gebu, sebagaimana yang tampak dalam sebuah video yang diunggah oleh akun tiktok @kaptenbengkulu. Dikutip pada Minggu (26/6/2022).
"Sementara 90% yang ada di Bengkulu Utara itu adalah petani swadaya," lanjutnya.
Ia menyampaikan bahwa petani sawit selama ini sudah mengeluh kepada asosiasi,maka ia khawatir jika masalah ini tidak diselesaikan akan terjadi perbedaan yang tinggi.
"Mungkin ribuan jutaan petani sawit mengeluh ke asosiasi, termasuk Bupati Bengkulu Utara. Karena akan menjadi disparitas yang amat tinggi,".
Untuk itu ia meminta Luhut agar dapat merapikan investor kelapa sawit yang ada di Indonesia.
"Melalui pak Luhut selaku Menkomarives, minta dirapikan juga semua investor-investor kelapa sawitnya," katanya.
Keresahan Mian itu pun langsung dijawab oleh Luhut. Ia mengakatan bakal menertibkan investor-investor kelapa sawit.
Baca Juga: Sosialisasi Pembelian Minyak Goreng Curah dengan PeduliLindungi Mulai Senin 27 Juni
"Pak Mian Ya, jadi kita mau tertib disitu, efektif mulai besok mereka coba beli (dengan harga) Rp 1.600, jadi kita akan end-to-end," jawab Luhut.
"Jadi presiden sudah saya laporin kemarin, presiden kasih instruksi supaya ditertibkan," tandasnya.
Sontak cuplikan video rapat itu pun mendapat beragam tanggapan dari waganet.
"Bupati Bengkulu Utara itu sama-sama orang Batak dengan Opung, makanya tegas," ujar akun @Har***.
"Gila bupatinya bukan kaleng-kaleng, berkelas public speakingnya," ucap akun @_na***.
"Mungkin dia punya sawit disana juga, makanya berani berjuang," ungkap akun @Am****
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!
-
Sentuhan Hangat Taruna AKPOL Angkatan 60: Berbagi Ceria dan Sembako di Panti Jompo Solo
-
Penuhi Nazar, Jamaah Haji Asal Kabupaten Semarang ini Jalan Kaki dari Asrama Haji Donohudan Boyolali