"Sempat ditawar Rp 5,5 juta, tapi saya tidak mau. Kalau saya jual, perasaan itu tidak enak dan tidak nyaman," jelas dia.
Sementara itu Komunitas Pemerhati Cagar Budaya (KPCB) Klaten langsung menuju Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom untuk survei dan mengecek lokasi ditemukan benda-benda tersebut.
"Ini kita mengecek di lokasi yang ditemukan benda-benda bernilai sejarah. Dulu juga katanya pernah ditemukan emas, ada gerabah dan guci, diperkirakan itu buatan Dinasti Tang," terang Ketua KPCB Klaten, Wisnu Hendrata.
Wisnu menjelaskan, dari penjelasan sejumlah pihak, benda-benda tersebut banyak yang dijual. Harusnya itu dirawat dan dilindungi sesuai undang-undang (UU) yang ada.
"Setiap orang boleh merawat, memelihara sejauh itu di daftarkan dan dikomunikasikan. Jadi tidak untuk diperjual belikan," paparnya.
Menurutnya, secara visual diduga jika di kawasan ini dulunya merupakan pemukiman luas. Karena benda-benda yang ditemukan benda rumah tangga, bukan benda ritual.
"Kita duga di sini pemukiman zaman Mataram Kuno. Sangat luas, dulu katanya ditemukan ratusan guci," ucap dia.
Wisnu menambahkan, harus ada edukasi buat warga mengenai cagar budaya. Agar warga ikut punya rasa handarbeni dan tanggung jawab untuk melindungi serta melestarikan.
"Harus ada edukasi ke warga. Jadi ada kesadaran dari warga agar dijaga dan dirawat," tandasnya.
Baca Juga: Sejarah Kerajaan Mataram Kuno: Peninggalan Hingga Daftar 16 Raja
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
2 Mobil Bekas Mewah di Bawah Rp60 Juta yang Tetap Gaya dan Mudah Dirawat
-
Rumah di Sukoharjo Tiba-tiba Roboh, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
-
7 Fakta Kasus Penganiayaan Anggota Banser oleh Habib Bahar bin Smith
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis