SuaraSurakarta.id - Ibadah salat merupakan kewajiban yang harus dikerjakan umat muslim sebanyak lima kali dalam sehari.
Saat melaksanakan salat juga, umat muslim harus memperhatikan kebersihan tempat dan pakaian yang ia kenakan.
Ulama kharismatik asal Surakarta, Habib Syech Abdul Qadir Assegaf soal pakaian yang makruh saat dikenakan salat berjamaah.
Ulama yang kini berusia 64 tahun itu pun mewanti-wanti saat salat berjamaah umat muslim sebisa mungkin menghindari kaus yang dibelakangnya terdapat tulisan.
"Kalau mau pergi ke masjid pakai baju seperti bajunya Muhammad Hadi (baju gamis) bagus atau boleh pakai celana panjang pakai kaus juga ndak masalah yang penting jangan ada tulisan-tulisan," kata Habib Syech di kanal youtubenya.
Ia menegaskan bahwa salat mengenakan kaus dalam Islam hukumnya sah dan tidak dipermasalahkan sama sekali.
"Apa kalau ada tulisannya tidak sah salatnya? Sah salatnya yang penting tertutup aurat," jelas Habib Syech.
Diakhir video, Habib Syech kembali mengingatkan hukum salat mengenakan kaos yang dibelakangnya terdapat tulisan bisa makruh karena dapat mengganggu orang lain.
"Cuman maksudnya kalau kaos ada tulisan-tulisan itu kadang mengganggu orang yang salat dibelakangnya," tandasnya.
Sontak saja unggahan video Habib Syech itu mematik perhatian warganet di kolom komentar. Tak sedikit dari mereka yang terkesima dengan Habib Syech tersebut.
"Bener sih, apalagi kalau di belakangnya nggak fokus dan malah baca tulisan," ujar akun fitri**.
"Ajaran seperti ini cocok dengan hati saya, adem," kata akun Deandra**.
"Ya Allah sejuk banget dengarnya, mantap banget. Habib Syech membuat semua orang kagum, tutur katanya membuat hati terus ingin mendengarnya," cetus akun Supriha**.
"Masya Allah, semoga ilmu ini bisa kami amalkan," imbuh akun Wasbirullah**.
"Habib Lutfi, Habib Syech adalah dzuriyah Nabi Muhammad yang pantas jadi suri tauladan. Sip banget penjesan beliau masuk akal banget," timpal akun Mursalin**.
Lihat video bisa klik di SINI
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
Terkini
-
Jadwal Waktu Buka Puasa 27 Februari 2026 dI Kota Solo, Lengkap dengan Bacaan Doa
-
Ini Respons Jokowi Soal Gugatan Melarang Keluarga Presiden-Wapres Maju Pilpres
-
Safari Ramadan ke Ponpes Abuya Muhtadi, Kaesang Pangarep Bawa Salam Jokowi dari Solo
-
7 Fakta Viral Ayah Aniaya Anak di Sragen, Alasannya Bikin Publik Marah!
-
Disebut Terima Dana Hibah Keraton Solo, Kubu Tedjowulan: Di mana Letak Kesalahannya?