"Eman-eman kalau tamannya rusak. Buang sampah kebanyakan di taman," katanya.
Dalam CFD, Gibran memperbolehkan pedagang berjualan tapi dilarang berjualan di atas taman. Karena itu jelas akan merusak taman-taman di sepanjang Jalan Slamet Riyadi.
"Boleh dipakai untuk jualan, tapi jangan gelar tikar di atas taman. Jangan goreng-goreng merusak paving, jualan tidak apa-apa," ungkap dia.
Sementara itu Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Solo, Heru Sunardi menyatakan edukasi kepada pedagang yang jualan di CFD sudah dilakukan agar bisa menjaga kebersihan lingkungan.
"Pedagang sudah kita minta harus membawa kantong plastik sampah. Mereka juga bertanggung jawab atas kebersihan lingkungannya, kalau ada pengunjung tidak membuang sampah pada tempatnya itu kewajibannya pedagang," jelasnya.
Pihaknya juga sudah bersikap tegas dengan memberikan gertakan kepada pedagang.
Jika memang pedagang tidak mau taat dan tetap tidak mau berubah, akan ditutup tidak boleh berjualan.
"Kita sudah bersikap tegas, Pak Wali juga sudah meninjau. Monitor sudah kita lakukan ternyata tidak bersih dan taman dipakai buat gelar tikar. Kalau tidak mengubah edukasi tak tutup ga boleh jualan," sambung dia.
Terpisah Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Solo, Gatot Sutanto menambahkan sudah menaruh 20 tempat sampah ditambah 6 tempat sampah ukuran besar di sepanjang CFD.
Baca Juga: Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD), Kembali Digelar di Jakarta
"Tetap bludak sampahnya. 60 personil kebersihan sudah kita turunkan di CFD," imbuhnya.
Mungkin kedepan akan dipantau, begitu penuh akan langsung diambil. Diakuinya produksi sampahnya lebih banyak minggu kedua ini, karena pengunjung juga banyak.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026