SuaraSurakarta.id - Film “The Doll 3” bakal tayang perdana 26 Mei mendatang setelah sempat tertunda sekitar 2 tahun akibat pandemi Covid-19.
Usut punya usut, Film “The Doll 3” merupakan film pertama di Indonesia yang menggunakan boneka animatronics berharga fantastis.
Hal Rocky Soraya itu selaku sutradara dan produser saat dijumpai di Senayan City, Jakarta Selatan dilansir dari ANTARA, Minggu (22/5/2022).
“Kalau harga bonekanya sendiri bukan di 1,5 (milyar rupiah) tapi di atas 2 (milyar rupiah). Karena juga sempat tertunda di Covid-19, jadi kita harus bikin boneka baru lagi. Memang hampir Rp2,5 milyar atau sekian gitu,” ungkap Rocky.
Rocky menjelaskan bahwa film tersebut menggunakan total tujuh boneka Bobby. Boneka tersebut pun dioperasikan oleh tim khusus yang didatangkan dari Amerika Serikat.
“Totalnya kalau nggak salah ada 7 ya. Ada satu yang kepalanya saja yang goyang, satu yang matanya saja, ada yang full body. Beda-beda ya untuk wide shoot, close up dan lain sebagainya,” jelas Rocky.
“Kalau beda, nggak bisa dibilang beda karena mereka memang dibikinnya persis banget. Cuma memang bonekanya ini dia punya raut itu bisa berubah-berubah,” sambungnya.
Selain memiliki harga yang fantastis, menggunakan boneka animatronics ternyata bukanlah hal yang mudah. Sebab, Rocky mengatakan seringkali boneka tersebut mengalami kerusakan, sehingga butuh kesabaran ekstra saat syuting menggunakan boneka tersebut.
“Bonekanya hampir setiap hari rusak. Jadi harus diperbaiki terus dan butuh kesabaran yang lumayan, khususnya buat para pemain ya,” pungkas Rocky.
Baca Juga: Pengamen Pakai Kostum Boneka di Jalan Viral, Parasnya Sedot Atensi Publik
Sebelumnya, di “The Doll” pertama boneka yang digunakan hanya bisa duduk. Lalu di “The Doll 2”, boneka yang digunakan hanya bisa menggerakkan mata.
Kini, “The Doll 3” sengaja menggunakan boneka yang dapat berbicara dan bergerak agar film tersebut lebih terkesan nyata dan menyeramkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi
-
Sampah Pasar Malam Sekaten Menumpuk di Alun-alun Kidul Keraton Solo
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Tegaskan Komitmen Ekonomi Kerakyatan
-
Konflik Keraton Solo: Berebut Gamelan Sekaten Berujung Laporan Polisi, Abdi Dalem Ngaku Dikeroyok