SuaraSurakarta.id - Meski tak lagi bergabung dengan Seurieus Band, Dian Dipa Chandra alias Candil sang mantan vokalis memiliki suara berciri khas, yang menjadi salah satu faktor dirinya dianggap legenda sampai saat ini.
Seperti diketahui, Seurieus Band merupakan sebuah band yang dibentuk oleh mahasiswa Institut Kesenian Bandung yang salah satunya adalah Candil pada tahun 1994.
Setelah beberapa tahun berkarier, lagu-lagu milik Seurieus Band yang dinyanyikan oleh Candil antara lain "Rocker Juga Manusia", "Apanya Dong", dan "Marilah Kemari" pun akhirnya cukup populer.
Candil sendiri dikenal memiliki ciri khas suara yang tinggi dan melengking. Namun, dia mengakui sempat mengalami perubahan karakter suara akibat tidak latihan vokal selama dua tahun.
“Kan gini, mau enggak mau kalau pita suara itu memang daging dan otot gitu kan, jadi kalau kita nggak latih apalagi selama dua tahun, ya jadi kendor juga,” ungkap Candil, dikutip Hops.ID--jaringan Suara.com--dari kanal YouTube TRANS TV Official pada 2 Mei 2022.
Hal tersebut terjadi karena adanya pandemi Covid-19 yang membuat dirinya tidak bisa fokus latihan karena harus memikirkan bagaimana cara mencari rezeki untuk menyambung hidup.
“Jadi begitu kemarin pandemi, boro-boro mikirin nyanyi, ini gimana gue mesti bisa menyambung hidup. Jadinya, kita ngerjain yang lain sampai lupa nyanyi, terus pas ada kesempatan nyanyi, gue coba, loh kok powernya turun ya?” imbuhnya.
Candil juga mengatakan bahwa dia mengalami kesulitan pada saat ingin memulai bernyanyi lagi setelah dua tahun tidak melatih vokal.
“Jadi pas kita mau mulai nyanyi lagi tuh, berat banget. Kita harus latihan lagi, harus continue lagi, supaya bisa balik lagi,” tutur suami dari Fanny Meiliana tersebut.
Baca Juga: Candil Buka Suara Soal Isu Menyesal Keluar dari Band Seurieus
Selain itu, Candil juga pernah bercerita kualitas suaranya mulai menurun lantaran sering mengeluarkan suara tinggi ketika bernyanyi dan kurangnya istirahat.
“Kalau terlalu diforsir pasti ada momen-momen sakit atau capek, apalagi kalau perjalanan jauh, tidur nggak enak, itu udah pasti ngaruh ke suara,” ucap Candil.
Sebelumnya, penyanyi yang asli kelahiran Bandung itu juga pernah alami hilang suara pada saat ingin manggung.
Menurut pengakuan Candil, suaranya hilang pada saat itu disebabkan oleh lemak sate yang menyangkut di tenggorokannya.
“Gue waktu itu lagi cek sound, terus di bawah anak-anak lagi makan sate maranggi. Tergoda dong kita, ikutlah makan sate maranggi, kan lemaknya juara tuh, terus pas nyanyi ‘loh kok kayak ada yang nyekat’ gitu, ini lemaknya nih,” kata Candil.
Meski begitu, Candil kini mulai melatih kembali vokalnya dengan sering menyanyikan lagu-lagu bernada tinggi di karaoke.
Berita Terkait
-
Candil Buka Suara Soal Isu Menyesal Keluar dari Band Seurieus
-
Kualitas Vokal Candil Menurun, Apa Penyebabnya?
-
Nganggur hingga Vokal Rusak, Duka Candil Selama Pandemi Covid-19
-
5 Potret Terkini Candil eks Seurieus, Kembali Latihan dengan Personel Lengkap
-
Mau Jadi Penyanyi? Ini 5 Cara Latihan Vokal Sendiri di Rumah
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama
-
Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar
-
Cerita Paman Aldo, Penumpang Kapal Virgo Transport 8, Niat Bekerja untuk Bantu Orang Tuanya
-
Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu