Kejadian itu diingat terus sampai dewasa, itu dialami anak-anak saat usia 2-3 tahun sampai masuk sekolah dan pondok.
"FN, memang sangat temperamen. Bapaknya kalau marah itu juga berkata kasar, padahal hari hari Wa, tanya kabar baik-baik malah marah-marah dan jawabannya berasa sakit hati, bahkan dikatain anak durhaka," terangnya.
Bahkan, GS dan istrinya pernah diusir dari rumah sama bapaknya sekitar dua minggu yang lalu. Tidak tahu ada perkataan ia ke bapaknya sampai keluar ucapan seperti itu.
"Saya dapat cerita itu, anak saya ketiga minta beli sepatu dan FN sudah selesai PKL, uang baju PKL belum terbayarkan. Lalu GS Wa ke bapaknya tapi malah diusir, saya tanya kenapa, kalau kamu tidak bisa urus adik kamu, tidak bisa biayai adik kamu, kamu keluar saja dari rumah," jelas dia.
Setelah bercerai itu sudah ada hasil kesepakatan kalau bapaknya mau menafkahi setiap bulan Rp 2.500.000. Itu untuk anak kedua dan ketiga, sedang GS tidak karena sudah menikah.
Tapi besaran uang itu tidak pernah terpenuhi sama sekali, terakhir anak-anak terima itu Rp 300.000. Itu diterima sekitar dua bulan lalu.
"Itu jelas tidak cukup, karena anak-anak juga perlu sekolah," tuturnya.
Anak keduanya itu sebenarnya pendiam tapi jiwa itu memang berontak. Tapi tahu bapaknya seperti malah karakternya jadi keras.
Setelah bercerai pada 2020 lalu dan untuk memenuhi kebutuhan anak-anak, Kartini memutuskan untuk bekerja di Jakarta.
Ia berangkat ke Jakarta pada, 20 Desember 2021 kemarin. Perlakuan anak-anak selama ini ke Dila, biasa saja dan tidak ada masalah.
"Tapi kurang tahu setelah saya tinggal ke Jakarta. Pernah cerita, kalau Dila bandel, tidak mau nurut, sering ngambil uang di warung," papar dia.
"Tapi saya beri nasehat mereka, mungkin adikmu pengin jajan, ya ga apa-apa, berapa sih yang diambil nanti biar umi ganti," ujar ibu tiga anak ini.
Ia dapat kabar soal ini dari menantunya yang telepon sambil menangis dan minta segera pulang. Tapi tidak dikasih tahu kenapa.
Waktu itu dirinya sedang berbuka puasa tapi tidak mendengar kalau ada telepon. Karena perasaan tidak enak, ia hanya berbuka minum air putih dan makan kurma saja.
"Lalu saya naik dan langsung buka HP, ini kenapa ada panggilan banyak sekali. Saya langsung telepon balik dan tanya ada apa?, mantu saya langsung nangis dan saya minta cerita kenapa. Mi, Dila ga ada, umi pulang, umi pulang," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Utang Sewa Stadion Manahan Tembus Miliaran? Persis Solo Disebut Penunggak Terbesar
-
Syok! 7 Fakta Truk Boks Tabrak 6 Kendaraan di Kartasura, Nyaris Ada Korban Jiwa
-
Estimasi Total Biaya Kuliah di Fakultas Kedokteran UNS 2026: Setara dengan Harga Mobil LCGC?
-
Duh! Persis Solo Punya Tunggakan Hutang Rp1,5 Miliar ke Pemkot dari Sewa Stadion Manahan
-
Geger Politik! PSI Klaim 20 Anggota DPR Aktif Pindah Haluan, Efek Jokowi Jadi Magnet Kuat?