SuaraSurakarta.id - Kabar mengejutkan datang dari gelaran Liga 3.
Adalah viralnya fakta sebuah klub yang kembali terhantam masalah tunggakan gaji pemain.
Namun ironisnya, Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia (APPI) mengonfirmasi ada klub yang menunggak gaji pemain dengan nominal Rp250 ribu per tahun!.
Ironis memang. Dari informasi yang didapatkan Suarasurakarta.id, bayaran pemain antarkampung (tarkam) saja sekali bertanding bisa mencapai Rp500 ribu hingga Rp700 ribu sekali bermain.
Sontak saja, fakta yang diungkapkan Deputy Chief Executive APPI, Gotcha Michel itu viral di media sosial (medsos) dan menjadi perbincangan masyarakat.
"Fakta Hukumnya memang gajinya Rp250 ribu setahun dan ditunggak. pemainnya tidak tahu nominalnya itu untuk setahun, mereka tahu itu untuk sebulan. Walaupun sebenarnya dengan nominal seperti itu menurut kami masih tidak layak untuk sebulan," ucap Gotcha Michel seperti dalam unggahan akun Instagram @liga3indonesia.
"Pentingnya para pemain membaca kontrak sebelum tanda tangan," tambah caption unggahan tersebut.
Sontak saja, unggahan itu langsung mendapat beragam tanggapan dari warganet di kolom komentar.
"Liga 3 Kaltim ada klub lebih parah lagi..ucapan terima kasih aja," tulis @burane***.
Baca Juga: Happy Ending, Mataram Utama FC Raih Gelar Tim Fairplay Liga 3
"Tarkam aja 700 sekali main," timpal @surya_p****.
"Lebih bergensi liga tarkam dari pada Liga 3 ," tulis @joko_a***.
"Rp250 ribu setahun nunggak lagi, mending kerja kantora atau jd kurir shoop*," tambah @ricoan*** mengomentari gaji tertunggak di Liga 3.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
2 Mobil Bekas Mewah di Bawah Rp60 Juta yang Tetap Gaya dan Mudah Dirawat
-
Rumah di Sukoharjo Tiba-tiba Roboh, Lansia Tewas Tertimpa Reruntuhan Bangunan
-
7 Fakta Kasus Penganiayaan Anggota Banser oleh Habib Bahar bin Smith
-
Banyak yang Keliru! Ini Hukum Mengganti Puasa Ramadan di Nisfu Syaban 2026
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis