SuaraSurakarta.id - Kisah Andre Ho seorang pria memutuskan menjadi mualaf ini menarik untuk disimak. Terlebih pria ini nyaris jadi Aties. Bahkan ia juga sangat benci terhadap agama Islam.
Melalui unggahan video di akun TikTok @mualafseris, memperlihat Andre Ho sedang bercerita terkait perjalanannya menjadi seorang mualaf.
Andre Ho sendiri sampai detik ini masih tak percaya jika dirinya bisa memeluk agama Islam. Pasalnya ia lahir dan besar di lingkungan agama Kristen.
"Saya dari kecil dan besar dari keluarga Kristen. Pas saya kecil pun saya sudah belajar Alkitab pada seorang pendeta. Saya juga benci dengan agama Islam, karena ada tragedi pada tahun 1998 itulah yang membuat saya benci pada Islam," buka Andre Ho.
"Demi Allah sampai sekarang saya nggak menyangka kalau diri saya sekarang, yang dulu namanya Andre Ho berubah menjadi Muhammad Fikrul Mustanir dan dulu agama saya Kristen, kini agama Islam," tambahnya.
Pria berkaca mata ini kemudian mengingat alasannya memeluk agama Islam karena hidupnya merasa hampa. Bahkan Andre Ho sempet memutuskan untuk menjadi seorang Ateis.
"Saya dulu hampir Ateis, awalnya saya rajin ke Gereja. Tapi saya masih ragu dan keimanan saya juga suka naik turun. Hingga hati sering bimbang seolah ada pertanyaan yang tidak terjawabkan," kata Andre Ho.
Singkat cerita, Andre Ho bertemu dengan saudara yang kebetulan beragama muslim. Saudaranya tersebut sering mengajaknya diskusi terkait siapa sosok Tuhan yang patut diimani.
Sayangnya, Andre Ho tak mampu perbuat banyak soal siapa sosok Tuhan yang menciptakan semua makhluk di muka bumi yang harus ia imani.
"Suadara saya mengajukan pertanyaan soal siapa Tuhan itu? Siapa namanya? Sebutannya siapa? Saya hanya menjawab saya hanya tahu Tuhan, tapi siapanya, masih penuh tanda tanya dalam dirinya saya," imbuh Andre Ho.
Berawal dari keresahan dan diskusi bersama saudaranya tersebut. Pada tanggal 24 April 2019, Andre Ho kemudian memutuskan menjadi seorang mualaf.
Kabarnya kepindahan Andre Ho dari Kristen ke Islam sempet banyak tentangan dari keluarga dan lingkungannya. Meski begitu, pada akhirnya keluarga Andre Ho bisa menerima keputusannya tersebut.
"Pas saya jadi mualaf itu demi Allah geger semua. Gang satu, gang dua, gang tiga, gang empat mendengar saya salat, saya pindah agama, mendengar saya hijarah, itu geger,"
"Tapi alhamdulillah saya tidak seperti saudara-saudara yang lain yang sering saya dengar seperti diusir keluarganya. Jadi saya ini dipermudah oleh Allah, saya nggak diusir. Cuman tetep ada perbedaan perilaku saya seperti dianggap orang luar di lingkungan saya," pungkasnya.
Sontak saja cerita Andre Ho jadi mualaf tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Tak sedikit dari mereka yang baper mendengar kisah Andre Ho tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pengacara Penggugat Ijazah Jokowi Ungkap Alasan Rismon Berbelok, Sudah Habiskan Uang Rp600 Juta?
-
Jokowi Tegaskan Maafkan Rismon, Soal Restorative Justice Diserahkan ke Kuasa Hukumnya
-
Antisipasi 8,2 Juta Pemudik, Polda DIY Siapkan Puluhan Drone Live Monitoring Urai Simpul Kepadatan
-
Didampingi Pengacara, Rismon Temui Jokowi dan Minta Maaf Langsung
-
7 Fakta Dibalik Kasus Warga Karanganyar Grebek Pria di Rumah Janda yang Berujung Laporan Polisi